Indonesia Emas Melalui Pendidikan: Fokus pada Wajib Belajar 13 Tahun
BERITA TERBARU INDONESIA, PALANGKA RAYA — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, peningkatan mutu pendidikan di semua tingkat sangat diperlukan.
“Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, kita perlu memperkuat kualitas pendidikan mulai dari tingkat dasar, menengah, hingga prasekolah,” ucapnya saat berada di Palangka Raya, pada Jumat malam.
Abdul Mu’ti menyampaikan hal ini dalam acara silaturahim yang dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalteng, serta komunitas akademik dari Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.
Dia mengajak semua pihak untuk merefleksikan visi Indonesia Emas 2045. Dua dekade mendatang, generasi yang saat ini menempuh pendidikan di Taman Kanak-Kanak, SD, SMP, dan SMA akan menjadi wajah Indonesia 2045.
“Oleh karena itu, wajib belajar sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah adalah wajib belajar selama 13 tahun yang dimulai dari prasekolah dan taman kanak-kanak. Kami memikul tanggung jawab untuk mewujudkannya,” jelasnya.
Dia menambahkan bahwa penelitian menunjukkan anak-anak yang memiliki pengalaman belajar di Taman Kanak-Kanak cenderung memiliki capaian akademis dan ketahanan belajar yang lebih baik dibandingkan dengan yang tidak.
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pihaknya telah menandatangani MoU dengan Kemendes. Target lima tahun ke depan adalah memastikan setiap desa memiliki satu TK/PAUD.
