Iran Bersiap Menuntut Israel Atas Serangan Selama Konflik 12 Hari
BERITA TERBARU INDONESIA, TEHERAN — Iran hampir menyelesaikan persiapan untuk mengajukan tuntutan hukum internasional terkait serangan Israel selama konflik 12 hari pada bulan Juni. Deputi Bidang Hukum dan Urusan Internasional Kementerian Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, pada Rabu (30/7/2025) menyampaikan kepada situs resmi Pemimpin, bahwa sebuah komite khusus telah dibentuk di bawah Departemen Hukum Kepresidenan untuk menempuh jalur hukum, dengan partisipasi aktif dari Kementerian Luar Negeri.
“Dokumentasi hampir rampung berkat kolaborasi dengan lembaga-lembaga terkait,” ujar Gharibabadi, seraya menambahkan bahwa beberapa laporan rinci telah dikirimkan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Dewan Keamanan PBB.
Gharibabadi menambahkan bahwa dua laporan utama telah disusun yang memaparkan pelanggaran hukum oleh AS dan Israel selama konflik, termasuk korban jiwa di kalangan perempuan, anak-anak, dan keluarga. Iran juga sedang mengeksplorasi kemungkinan jalur hukum untuk mengajukan pengaduan, baik melalui mekanisme internasional maupun proses bilateral.
Gharibabadi menyadari bahwa upaya hukum seringkali terpengaruh oleh aspek politik, tetapi menekankan bahwa hal tersebut tidak boleh menghalangi Iran untuk melanjutkan kasus tersebut.
“Langkah pertama adalah mencatat dan mendokumentasikan kejahatan-kejahatan ini, lalu menindaklanjutinya dengan serius. Jika kita berhasil, itu ideal… Namun, bahkan jika tidak, hal itu harus tetap menjadi tuntutan hukum utama Republik Islam,” ujarnya.
