Israel Berkali-kali Menyebut Menghadapi Hari Sulit di Gaza, Inilah Fakta Pertempuran yang Sesungguhnya
BERITA TERBARU INDONESIA, TEL AVIV— Pada 5 Juli 2025, Aljazeera menayangkan rekaman eksklusif dari dua penyergapan oleh Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas, di Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan sebagai bagian dari operasi “Batu Daud”.
Insiden ini menyebabkan kematian tentara Israel serta kehancuran tank dan kendaraan militer. Operasi “Batu Daud” merupakan respons terhadap operasi “Kereta Gideon” Israel dan terinspirasi oleh simbolisme kemenangan Nabi Daud dengan ketapel dan batu atas musuhnya, Jalut, yang dilengkapi senjata dan peralatan.
- Mengapa Maksiat Disebut Sebagai Gerbang Menuju Kekufuran?
- Kepala Militer Israel Memilih Gencatan Senjata daripada Melanjutkan Perang Gaza, Inilah Alasannya
- Dua Opsi Israel untuk Gencatan Senjata, Fraksi Perlawanan Tetap Bertahan di Tiga Tuntutan
Konfrontasi terjadi di jalur tengah Khan Yunis (area stasiun), di mana pasukan khusus Qassam melancarkan serangan langsung terhadap formasi lapis baja Israel yang terdiri dari tank Merkava dan APC.
Serangan ini dimulai dengan empat pejuang Qassam yang menyusup dengan IED Syawaz dan rudal anti-tank Yassin-105 melalui area yang hancur untuk mengamankan pendekatan ke target.
Selama pertempuran, sebuah tank Merkava hancur oleh IED Syawaz yang diledakkan dari jarak dekat, diikuti oleh roket Yasin yang menghantam pengangkut personel, sebelum terlibat dalam baku tembak dengan pasukan penyelamat Israel yang datang ke lokasi.
Setelah itu, kelompok perlawanan melakukan penarikan taktis di bawah tembakan berat sambil menjaga keselamatan semua elemen, yang mencerminkan disiplin ketat dan koordinasi yang baik dalam teater operasi.
Fase terakhir menyaksikan eskalasi luar biasa dalam operasi perlawanan yang meningkatkan jumlah korban tewas dan terluka di kalangan tentara penjajah, hingga frasa “peristiwa keamanan yang sulit di Gaza” menjadi hal yang biasa dalam beberapa hari terakhir.
BACA JUGA: Tak Usah Heran Amerika Serikat Ngebet Bela Israel Mati-matian, Media Ini Bongkar Alasannya
Houthi Tetap ‘Kirim’ Rudal ke Israel, Amerika Serikat Ancam Bombardir dengan B-2
Apa strategi faksi-faksi perlawanan pada tahap kritis perang ini?
Penyergapan yang rumit
Bisa dikatakan tanpa berlebihan bahwa penyergapan di Gaza merupakan kunci strategi perlawanan selama berbulan-bulan perang yang sedang berlangsung.
A post shared by BERITA TERBARU INDONESIA Online
Ikuti Whatsapp Channel BERITA TERBARU INDONESIA
Senin, 07 Jul 2025, 22:02 WIB
Personel Jauh Lebih Sedikit Dibandingkan Tentara Israel, Mengapa Pejuang Gaza Bisa Bertahan?
Senin, 07 Jul 2025, 21:44 WIB
Israel Berulang Kali Sebut Hadapi Hari Sulit di Gaza, Fakta Pertempuran Ini Ungkap Maksudnya
Senin, 07 Jul 2025, 20:54 WIB
Mengapa Maksiat Disebut Sebagai Gerbang Menuju Kekufuran?
Senin, 07 Jul 2025, 20:17 WIB
Krisis Pangan Palestina Dinilai Bentuk Kolonialisme Sistematis
Senin, 07 Jul 2025, 19:54 WIB
Misteri Lima Syekh ‘Pengkhianat’ yang Ingin Membentuk Emirat Hebron dan Akui Israel
