Israel Lakukan Penguncian Total di Tepi Barat, Puluhan Pemuda Palestina Ditahan
BERITA TERBARU INDONESIA, YERUSALEM — Pasukan Israel telah memperketat penguncian militer mereka di seluruh Tepi Barat, Palestina, selama tiga hari berturut-turut. Israel menutup hampir semua akses masuk dan keluar dari kota-kota, kota kecil, dan desa-desa.
Israel melakukan penguncian total sembari melancarkan penggerebekan dan penangkapan di Tepi Barat, Palestina yang sedang diduduki Israel.
Menurut laporan, pasukan Israel telah memblokir jalan-jalan utama dengan penghalang beton dan gerbang besi, yang sangat membatasi pergerakan warga Palestina. Bersamaan dengan itu, operasi penangkapan berskala besar telah terjadi di sejumlah distrik, mengakibatkan puluhan pemuda Palestina ditahan.
Di Yerusalem yang diduduki, semua jalur akses ke kota-kota sekitarnya tetap tertutup. Pada Ahad pagi, pasukan Israel menyerbu kamp pengungsi Shu’fat di timur laut Yerusalem dan menangkap dua pemuda setelah menggerebek rumah mereka. Di kota Abu Dis, yang terletak di tenggara, tentara dilaporkan menyerang para pemuda saat melakukan interogasi di lapangan dan menggeledah beberapa rumah.
Di Ramallah dan al-Bireh, tentara Israel meningkatkan kehadiran mereka di pintu-pintu masuk utama, mendirikan pos-pos pemeriksaan militer dan memblokir rute ke beberapa desa di sekitarnya, termasuk Rawabi, Ras Karkar, Deir Ammar, Turmus Ayya, dan Sinjil. Pintu masuk utama ke kota al-Taybeh juga ditutup.
Nablus terus dikepung oleh pos-pos pemeriksaan Israel. Tentara menutup sebagian besar gerbang desa di sekitar kota dan menargetkan kendaraan sipil dengan bom suara dan gas air mata, terutama di sekitar pos pemeriksaan Deir Sharaf. Hanya ada dua rute sempit melalui kamp pengungsi Askar dan kota al-Badhan yang masih dapat diakses sebagian.
