Jamaah Haji Dianjurkan Minum Setiap 15-20 Menit Saat Beraktivitas di Luar Ruangan
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Pelaksanaan ibadah haji memerlukan kesiapan fisik dan mental yang optimal, terutama karena sering berlangsung di tengah cuaca panas yang ekstrem dan paparan sinar matahari yang kuat. Untuk menjaga kesehatan dan kekhusyukan dalam beribadah, jamaah haji perlu mengambil langkah antisipatif dan penanganan yang tepat.
Dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dr Faisal Parlindungan, Sp.Pd, memberikan beberapa saran kepada jamaah haji yang beribadah di bawah terik matahari. “Perbedaan signifikan antara kondisi cuaca di Indonesia dan Arab Saudi bisa menjadi tantangan bagi jamaah haji,” kata Faisal pada Senin (5/5/2025).
Menurutnya, suhu di Arab Saudi diperkirakan dapat mencapai 40 derajat Celsius, yang menimbulkan risiko dehidrasi, kelelahan, hingga stroke. Ia menyarankan agar jamaah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir untuk mencegah penularan penyakit.
Konsumsilah makanan bergizi dan teratur serta minum air secara rutin tanpa menunggu haus. Buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka dan timun juga dianjurkan. “Usahakan minum segelas air setiap 15-20 menit saat beraktivitas di luar ruangan,” tambahnya.
Dalam hal konsumsi air, dianjurkan untuk tidak minum lebih dari 1,5 liter per jam agar tidak membebani tubuh. Ia juga menyarankan penggunaan payung atau pelindung kepala untuk menghindari paparan sinar matahari langsung, jika memungkinkan. Pemakaian pakaian longgar, topi, dan tabir surya untuk melindungi kulit dari sengatan matahari juga dianjurkan.
Ia juga menekankan pentingnya membawa obat-obatan pribadi sesuai anjuran dokter, mencukupi kebutuhan istirahat, dan menjaga pikiran agar selalu positif. “Dengan menjaga kesehatan, jamaah haji dapat menjalankan ibadah dengan maksimal dan kembali ke Indonesia dalam kondisi sehat,” ujarnya.
Terkait kesehatan pencernaan, ia menganjurkan untuk mengonsumsi makanan yang matang sempurna dan bersih dengan mencuci buah dan sayur menggunakan air bersih. Pilih makanan tinggi serat seperti sayuran dan buah-buahan untuk mencegah sembelit dan menjaga imunitas tubuh. “Hindari susu mentah atau daging mentah,” ujarnya.
