Janji Manis Orang Munafik Kepada Saudaranya yang Kafir
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Ucapan dari orang munafik sama sekali tidak bisa dijadikan pegangan. Karena di dalamnya terdapat kebohongan yang berbahaya.
Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari berikut ini menjelaskan ciri-ciri orang munafik.
- Bayar Transjakarta Hingga MRT Hanya Rp 80 Saat 17 Agustus
- Final Macau Open 2025: Head-to-Head Sabar/Reza vs Junaidi/Roy
- Hari Santri 2025, Kemenag akan Beri Penghargaan Khusus pada Pesantren
Ciri orang munafik ada tiga, (yaitu): Apabila bicara, dusta; apabila berjanji, ingkar, dan apabila dipercaya, khianat. (HR. Imam Bukhari)
Selain tanda-tanda di atas, masih ada beberapa hal lain yang berkaitan dengan ciri orang munafik berikut ini.
Bermuka dua
Berhati-hatilah dengan orang semacam ini. Di hadapan musuh, dia menyanjung dan seakan berada di pihak musuh. Namun saat berada di pihak teman, dia juga bersikap demikian. Ucapannya penuh dengan hasutan dan kebencian. Orang seperti ini harus dihindari.
Hadis dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Seburuk-buruk manusia adalah dzul-wajhain (orang yang bermuka dua), yaitu orang yang ketika di tengah sekelompok orang, ia menampakkan suatu wajah, namun di tengah sekelompok orang lain, ia menampakkan wajah yang lain” (HR. Bukhari dan Muslim).
Berikut ini adalah firman Allah dalam Surah al Hasyr ayat 11 tentang perkataan orang munafik kepada saudaranya.
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir di antara ahli kitab: “Sesungguhnya jika kamu diusir niscaya kamipun akan keluar bersamamu; dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapapun untuk (menyusahkan) kamu, dan jika kamu diperangi pasti kami akan membantu kamu”. Dan Allah menyaksikan bahwa sesungguhnya mereka benar-benar pendusta.
