Laporan Jurnalis BERITA TERBARU INDONESIA dari Makkah, Arab Saudi
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi secara aktif menyiapkan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Saat ini, persiapan telah mencapai tahap teknis. Dengan demikian, perpindahan jamaah haji Indonesia dari titik keberangkatan masing-masing ke Armuzna diharapkan dapat berjalan lancar.
Koordinasi dan Persiapan
Kepala Sektor III PPIH Arab Saudi, Ikbal Ismail, menyatakan bahwa sektor telah berkoordinasi dengan Daerah Kerja (Daker) Makkah untuk mempersiapkan keberangkatan para jamaah menuju Padang Arafah. Keberangkatan ini akan dilakukan berdasarkan syarikah dan kafilah.
“Nantinya berbasis syarikah dan kafilah yang dibentuk oleh daker. Jamaah akan berkumpul sesuai kafilahnya dan mulai dari hotel yang telah ditentukan,” ujar Ikbal saat memberikan keterangan di Kantor Sektor 3 Makkah, Jumat (30/5/2025).
Rencana Keberangkatan
Setiap sektor terdiri atas kafilah-kafilah yang nantinya akan ditempatkan pada maktab yang sama di Arafah. Kafilah sama seperti kloter, namun telah disesuaikan dengan berbasis syarikah. Di Sektor II, misalnya, terdapat 60 kafilah yang masing-masing memiliki rombongan dan regu.
Jamaah haji Indonesia direncanakan akan mulai diberangkatkan secara bertahap ke Padang Arafah pada 8 Dzulhijjah 1446 H (4 Juni 2025). Jamaah akan melakukan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah 1446 H (5 Juni 2025), tepat setelah matahari tergelincir atau setelah zuhur.
Selanjutnya, jamaah akan bergerak menuju Muzdalifah pada tanggal 9 Dzulhijjah 1446 H setelah maghrib. Mereka yang ingin melakukan murur akan diutamakan.
Pendataan dan Verifikasi
Terkait pendataan untuk penggabungan jamaah yang terpisah karena perbedaan syarikah, Ikbal menjelaskan bahwa proses tersebut masih berlangsung. Seluruh data ini nantinya akan diserahkan ke Daker Makkah untuk diverifikasi.
“Alhamdulillah, sudah 50 persen selesai. Kami tinggal menunggu data 50 persen sisanya untuk kami bagikan kepada ketua kloter untuk diverifikasi, sehingga keberangkatan nanti sudah siap — satu hari sebelum pendorongan ke Armuzna jamaah sudah siap dan mengetahui posisi start dari hotelnya,” jelas Ikbal.
