Jukir Liar Berikan Tarif Rp50 Ribu, Citra Yogyakarta Terancam, Wali Kota Rencanakan Parkir Valet
BERITA TERBARU INDONESIA, YOGYAKARTA — Fenomena parkir liar dan tarif yang tidak wajar di Kota Yogyakarta, terutama saat musim liburan dan akhir pekan, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Yogyakarta. Baru-baru ini, seorang pengendara mobil dikenai tarif parkir Rp 50.000 di depan gerbang selatan Kompleks Kepatihan, dekat kawasan Malioboro.
Kejadian ini memicu perhatian publik di media sosial dan dikhawatirkan dapat mencoreng citra Yogyakarta sebagai destinasi wisata jika terus dibiarkan. Salah satu solusi yang dipertimbangkan adalah penerapan layanan parkir valet.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyebutkan bahwa langkah ini dianggap sebagai upaya untuk merapikan sistem parkir, terutama di area padat seperti Sumbu Filosofi Yogyakarta. “Kami sedang mengkaji beberapa lokasi parkir yang memungkinkan untuk penerapan valet,” ujar Hasto, Selasa (29/7/2025).
Melalui sistem valet, petugas akan membantu memarkir kendaraan di tempat resmi yang telah ditentukan oleh pemerintah. Hasto percaya pendekatan ini dapat mengatasi masalah parkir di titik-titik yang selama ini sulit diatur.
“Kendaraan akan dibawa ke tempat parkir yang disarankan, dan kemudian kami akan melayani pengguna yang ingin parkir di lokasi tersebut. Itu yang sedang kami pertimbangkan,” tambahnya.
