Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Keluarga Desak Pemulangan Jenazah WNI yang Meninggal dalam Insiden Kapal di Seychelles
  • Berita

Keluarga Desak Pemulangan Jenazah WNI yang Meninggal dalam Insiden Kapal di Seychelles

Siti Nurhaliza Juni 1, 2025
keluarga-tuntut-kepulangan-jenazah-wni-yang-meninggal-dalam-kecelakaan-kapal-di-seychelles

Keluarga Desak Pemulangan Jenazah WNI yang Meninggal dalam Insiden Kapal di Seychelles

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Muhammad Bisri, seorang Warga Negara Indonesia berusia 49 tahun, dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tenggelamnya kapal yang menjadi tempat kerjanya di perairan dekat Seychelles, Afrika Timur. Saat ini, jenazah almarhum berada di Rumah Sakit Victoria, Seychelles, menunggu proses pemulangan ke Tanah Air.

Muhammad Bisri menjabat sebagai chief engineer di kapal Serdal milik perusahaan OFCO Offshore International yang berpusat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Kapal tersebut sedang dalam perjalanan menuju Maroko dan sempat berhenti di Seychelles untuk mengisi bahan bakar sebelum mengalami kecelakaan tersebut.

Azmal Fahri, anak almarhum, mengungkapkan bahwa informasi yang diterima keluarga berasal dari rekan kerja almarhum yang selamat. Azmal menceritakan, “Kapal baru saja meninggalkan pelabuhan di Seychelles, tetapi kemudian jangkar diturunkan kembali, seolah-olah perjalanan dibatalkan. Tiba-tiba air masuk ke kapal. Teman-teman kerjanya berhasil menyelamatkan diri. Namun, Bapak kembali ke kamar untuk mengambil dokumen penting dan setelah itu tidak terlihat lagi,” katanya saat dihubungi pada Minggu (1/6/2025).

Jenazah almarhum ditemukan pada Kamis pagi waktu setempat, dan keluarga baru menerima kabar resmi dari perusahaan pada Kamis malam waktu Indonesia. Azmal menyebutkan bahwa ada delapan WNI di kapal tersebut, termasuk almarhum. “Informasinya ada 11 kru di kapal itu, delapan orang WNI,” ujarnya.

Perusahaan, melalui Senior Crewing Officer Victoria Batangan, menyampaikan belasungkawa dan mengonfirmasi bahwa Muhammad Bisri adalah satu-satunya awak yang tidak selamat. Perusahaan juga berkomitmen untuk mengurus proses pemulangan jenazah dan mendukung kebutuhan keluarga selama masa berkabung.

Sementara itu, keluarga berharap Kementerian Luar Negeri RI segera memfasilitasi pemulangan jenazah. “Kami ingin jenazah segera dipulangkan ke Solo. Namun, sejauh ini, belum ada perwakilan KBRI yang datang. Komunikasi baru dilakukan melalui pesan, belum secara langsung dari lapangan,” kata Azmal.

photo
Kapal yang diawaki Muhammad Bisri (49), WNI yang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tenggelamnya kapal di perairan dekat Seychelles, Afrika Timur, Minggu (1/6/2025).

Menurut informasi, kasus ini ditangani oleh KBRI di Madagaskar, yang memiliki yurisdiksi atas Seychelles. Namun, belum ada kepastian kapan jenazah akan diterbangkan ke Indonesia.

Azmal juga menuturkan bahwa keluarga telah meminta agar jenazah tidak diotopsi oleh otoritas Seychelles. “Kami sudah menyampaikan keberatan atas otopsi, karena keluarga tidak berkenan. Namun, hingga kini belum ada kejelasan,” ujarnya.

Muhammad Bisri baru bergabung dengan OFCO Offshore International pada 2024 setelah sebelumnya bekerja di perusahaan lain di Abu Dhabi.

Keluarga besar almarhum berharap agar proses administrasi dan koordinasi antarnegara bisa segera dituntaskan sehingga jenazah dapat segera dimakamkan di Solo. “Menurut KBRI, masih dalam proses. Tapi sampai sekarang belum ada informasi terbaru. Kami dari pihak keluarga ingin mendapatkan pembaruan langsung,” kata Azmal.

Almarhum Muhammad Bisri lahir di Pulau Bawean, Gresik, tetapi keluarganya kini menetap di Solo. Direktur Informasi Media Kemenlu RI Hartyo Harkomoyo mengonfirmasi bahwa almarhum Bisri telah meninggal dan kasusnya sedang ditangani oleh KBRI Antananarivo, perwakilan Indonesia di Madagaskar. “Informasi ini benar. TKP di Seychelles. Saat ini ditangani oleh KBRI Antananarivo,” ujar Hartyo saat dikonfirmasi lebih lanjut.

Sudah sekitar empat hari jenazah WNI tersebut berada di rumah sakit Seychelles. Saat ditanya mengenai kepastian pemulangan jenazah ke Indonesia, Hartyo belum memberikan keterangan lebih lanjut.

Continue Reading

Previous: Danantara dan Perusahaan Nikel Prancis Bentuk Aliansi, Berikut Proyek yang Diincar
Next: Kementerian PU Mempercepat Penyelesaian Pos Lintas Batas Negara, Berikut Daftarnya

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.