Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Kemenag: Ekoteologi Menjadi Topik Utama di AICIS
  • Berita

Kemenag: Ekoteologi Menjadi Topik Utama di AICIS

Dewi Anjani Juli 9, 2025
kemenag-ekoteologi-jadi-bahasan-aicis

Kemenag: Ekoteologi Menjadi Topik Utama di AICIS

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) sekali lagi menyelenggarakan konferensi studi Islam tahunan, Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS+) di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Depok dari tanggal 29 hingga 31 Oktober 2025, dengan salah satu topik utamanya adalah ekoteologi.

“Kami memperkenalkan konsep yang disebut dengan salah satu subtema, yaitu ekoteologi,” ungkap Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Jakarta, Rabu.

Menag menyatakan bahwa acara yang telah diadakan sebanyak 23 kali ini biasanya hanya berfokus pada studi peradaban Islam. Namun kali ini, pembahasannya akan mencakup isu-isu yang lebih luas.

Dalam AICIS kali ini, lanjutnya, terdapat delapan subtema yang akan dibahas, termasuk lingkungan, sains, teknologi, dan digital.

Menag menyoroti pentingnya ekoteologi. Ia berpendapat bahwa jika hubungan manusia dengan alam tidak harmonis, dampaknya bisa lebih parah dibandingkan perang. Setiap tahun, satu juta orang meninggal akibat perubahan iklim.

“Jadi jika kita tidak berhasil menciptakan harmoni antara lingkungan hidup dan alam, tingkat kematian manusia bisa sangat tinggi,” ujar Menag.

Menag mengutip pemikir politik, sosial, ekonomi, dan filsafat Jerman Max Weber yang menyatakan bahwa mengubah perilaku masyarakat tidak dapat dilakukan secara instan tanpa menyentuh aspek yang lebih mendasar, yaitu sistem pengetahuan atau logos yang dianut masyarakat.

Perilaku masyarakat sangat dipengaruhi oleh cara mereka memandang dunia dan realitas sekitarnya. Namun, perubahan dalam sistem logos saja tidak cukup. Diperlukan juga transformasi dalam sistem nilai atau ethos yang menjadi dasar moral dan budaya masyarakat.

“Jadi, jika kita ingin menciptakan dunia yang sejahtera, aman, dan damai, kita harus menggunakan bahasa teologi, bahasa agama,” katanya.

“Bahasa politik, bahasa diplomasi, dan bahasa pemerintah terkadang tidak efektif untuk menyadarkan masyarakat,” tambah Menag.

Oleh karena itu, lanjutnya, pembahasan ekoteologi dalam acara AICIS ini adalah salah satu upaya untuk menyelamatkan alam dan kemanusiaan.

“Kesadaran spiritual akan melahirkan kesadaran logika, dan kesadaran logika ini nantinya akan menyadarkan tindakan kita sendiri. Maka saya yakin dunia akan semakin damai, tenang, dan nyaman untuk dihuni,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Continue Reading

Previous: Apakah Obat Batuk Sirup dengan Kandungan Alkohol 10 Persen Dapat Dikatakan Haram?
Next: Media Vietnam Menyoroti Peringatan Erick Thohir kepada Pemain Timnas Setelah Insiden Diogo Jota

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.