Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Ketika Rasulullah SAW Menahan Lapar dengan Batu
  • Berita

Ketika Rasulullah SAW Menahan Lapar dengan Batu

Agus Haryanto Juli 1, 2025
ketika-rasulullah-mengganjal-perutnya-dengan-batu

Ketika Rasulullah SAW Menahan Lapar dengan Batu

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Pada suatu malam, Nabi Muhammad SAW memimpin shalat isya berjamaah di masjid. Beberapa saat kemudian, jamaah mendengar suara “kletak-kletik”, khususnya saat Rasulullah SAW bergerak untuk rukuk dan sujud.

Jamaah merasa cemas, khawatir mungkin Rasulullah SAW sedang menggigil karena sakit. Itulah sangkaan mereka.

Setelah shalat usai, Umar bin Khattab bertanya kepada beliau, “Apakah engkau sakit, wahai Kekasih Allah?”

“Tidak,” jawab Nabi SAW, “aku sehat walafiat.”

“Tapi, mengapa setiap kali engkau bergerak untuk rukuk dan sujud, terdengar bunyi berkeretakan? Mungkin engkau sakit?” tanya Umar lagi.

“Tidak. Aku segar bugar,” Nabi masih menjawab.

Namun, para sahabat tampak semakin khawatir. Oleh sebab itu, beliau kemudian membuka jubahnya.

Para sahabat melihat, Nabi SAW mengikat perutnya yang kempes dengan kain berisi batu-batu kecil. Itu beliau lakukan untuk menahan rasa lapar.

Batu-batu itulah yang mengeluarkan bunyi “kletak-kletik” ketika Nabi SAW bergerak. Umar spontan berseru, “Ya Rasul, alangkah hinanya kami di matamu. Apakah engkau pikir jika engkau mengatakan lapar, kami tidak akan bersedia memberikan makanan untukmu?”

Rasul SAW menggeleng sambil tersenyum.

Nabi SAW melanjutkan perkataannya, “Aku tahu kalian sangat mencintaiku. Namun, bagaimana bisa aku menghadapkan wajahku di hadapan Allah, jika sebagai pemimpin justru aku membuat berat orang-orang yang kupimpin?”

Mendengar jawaban tersebut, seluruh jamaah terdiam.

“Biarlah aku lapar,” ujar Rasulullah SAW melanjutkan, “agar manusia di belakangku tidak terlalu serakah hingga menyebabkan orang lain kelaparan.”

Continue Reading

Previous: Pakar Menyatakan Buku Ini Dokumentasikan Sejarah Wakaf Tanah Blang Padang untuk Masjid Baiturrahman
Next: Karma Digital dan Dosa Turunan di Era Smartphone

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.