Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Penjelasan Menag: Permohonan Maaf dari Kami, Bukan Saudi
  • Berita

Penjelasan Menag: Permohonan Maaf dari Kami, Bukan Saudi

Intan Permatasari Juni 12, 2025
klarifikasi-menag-bukan-saudi-kamilah-yang-mohon-maaf

Penjelasan Menag: Permohonan Maaf dari Kami, Bukan Saudi

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, memberikan klarifikasi terkait informasi yang menyebut pemerintah Arab Saudi meminta maaf setelah fase puncak haji di Arafah Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut, ia tidak pernah menyatakan hal demikian.

“Saya tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar,” ujar Menag Nasaruddin Umar dalam konferensi pers di Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (11/6/2025).

“Jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan haji, kami yang meminta maaf, bukan Pemerintah Arab Saudi,” tambahnya.

Selama masa puncak haji 1446 H/2025 M dari tanggal 5-9 Juni, beberapa catatan memang muncul. Mengenai kemacetan di Muzdalifah, Menag menjelaskan bahwa hal tersebut tidak hanya dialami oleh jamaah haji Indonesia. Kepadatan juga dirasakan oleh jamaah dari berbagai negara lain.

Kepadatan ini menyebabkan keberangkatan jamaah haji Indonesia mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditetapkan. Bahkan, beberapa anggota jamaah haji Indonesia memutuskan untuk berjalan kaki dari Muzdalifah ke Mina.

“Terkait jamaah haji yang berjalan kaki dari Muzdalifah ke Mina, hal ini terjadi karena mereka khawatir akan panas. Ada jamaah lain, seperti dari Nigeria, yang juga berjalan kaki, sehingga jamaah kita mengikuti,” ungkap Menag.

Menag menambahkan bahwa petugas haji sudah menyampaikan bahwa bus untuk menjemput jamaah Indonesia pasti akan datang. Namun, banyak yang tidak sabar menunggu dan memilih untuk berjalan kaki sekitar 4 km dari Muzdalifah ke Mina.

“Karena ketidaksabaran mereka, mereka berjalan kaki, dan jika sudah berjalan kaki, kita tidak bisa mengidentifikasi bus mana yang seharusnya mereka naiki,” jelas Menag.

Continue Reading

Previous: Prabowo Percaya Kemiskinan di Indonesia Akan Hilang Sebelum 2045, Apakah Mungkin?
Next: Kinerja PBSI Mendapat Sorotan di Indonesia Open 2025 Tanpa Gelar

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.