Kerja Sama Strategis Memperkuat Unit Pengumpul Zakat
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu berupaya memperkuat Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) agar bisa mengumpulkan lebih banyak zakat, infak, dan sedekah. Tujuan dari langkah ini adalah untuk pemberdayaan masyarakat dan membantu warga yang membutuhkan.
“Kita perlu semangat dalam meningkatkan UPZ yang ada di Kepulauan Seribu,” ujar Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Aceng Zaini, saat membuka “Festival Muharram Kepulauan Seribu” di Jakarta, Selasa (29/7/2025).
Ia menekankan pentingnya semangat kerja sama dalam memperkuat UPZ di kawasan kepulauan ini. Aceng juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan sosial seperti ini.
“Kami datang bersama seluruh perangkat daerah untuk memastikan kesejahteraan warga, terutama anak-anak yatim dan guru-guru pengajian, dapat lebih terjamin,” tambahnya.
Wakil Ketua Bidang I Baznas-Bazis Provinsi DKI Jakarta, KH Nur Alam Bachtir, berharap agar semua masjid di Kepulauan Seribu memiliki UPZ resmi.
“Kami berharap semua masjid di Kepulauan Seribu memiliki UPZ. Dengan adanya SK resmi, pengelolaan zakat bisa lebih optimal dan bahkan dapat memperoleh tambahan dana program,” ujarnya.
Ia mencontohkan di Pulau Pari, terdapat dana bantuan untuk renovasi masjid sebesar Rp25 juta. Ia juga menekankan pentingnya kreativitas dan kolaborasi masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal.
“Kerja itu bukan hanya fisik, tapi juga akal. Kita harus berpikir bagaimana potensi-potensi di Kepulauan Seribu bisa digerakkan untuk kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Koordinator Baznas-Bazis Kabupaten Kepulauan Seribu, Lukman Nurhakim, menjelaskan bahwa hari ini pihaknya menyerahkan SK Unit Pengumpul Zakat kepada 9 dari 12 masjid di wilayah ini.
“Hal ini penting agar masjid dapat menghimpun dan menyalurkan ZIS secara resmi dan tepat sasaran,” katanya.
Ia menjelaskan, dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikumpulkan tidak hanya berasal dari masyarakat umum, tetapi juga dari pejabat, ASN, dan jajaran UKPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Seribu.
Menurutnya, zakat yang ditunaikan oleh para pemimpin dan pejabat kita menjadi salah satu sumber kebaikan yang kembali kepada masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan kepada 71 anak yatim dan 10 guru ngaji yang berasal dari wilayah Pulau Tidung dan sekitarnya. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000.
“Semoga semua amal ini mendapatkan keberkahan,” tutupnya.
