Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Kongres Auditor Internal 2025 Menyoroti Peran Baru di Era Risiko Global dan Transformasi BUMN
  • Berita

Kongres Auditor Internal 2025 Menyoroti Peran Baru di Era Risiko Global dan Transformasi BUMN

Agus Haryanto Juli 5, 2025
kongres-auditor-internal-2025soroti-peran-baru-pada-era-risiko-global-dan-transformasi-bumn

Kongres Auditor Internal 2025 Menyoroti Peran Baru di Era Risiko Global dan Transformasi BUMN

BERITA TERBARU INDONESIA, YOGYAKARTA — Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) menyelenggarakan Konferensi Auditor Internal (KAI) 2025 selama tiga hari dari 2 hingga 4 Juli 2025 di Yogyakarta. Dengan tema ‘Shifting Horizon for Internal Auditors: Navigating Emerging Risks, Governance and Opportunities in 2025,’ acara ini menarik perhatian ratusan profesional audit internal dari sektor publik, BUMN, swasta, hingga akademisi.

Ketua Umum YPIA, Setyanto P. Santosa, menjelaskan bahwa latar belakang utama dari KAI 2025 adalah meningkatnya risiko geopolitik, konflik regional, ancaman siber, serta disrupsi teknologi. Situasi ini menempatkan profesi auditor internal di hadapan tantangan eksistensial dalam menjalankan fungsinya. Ia menegaskan pentingnya konferensi ini sebagai respons terhadap tantangan baru dalam tata kelola, audit, dan manajemen risiko, sekaligus menjadi platform penting untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

Setyanto menyatakan bahwa perubahan ini mengharuskan auditor internal untuk lebih lincah, berperan strategis, dan menguasai kompetensi digital seperti governance foresight dan risk intelligence. Auditor internal diharapkan dapat berperan sebagai penasihat terpercaya dalam mendukung stabilitas fiskal dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

KAI 2025 juga menyoroti hasil Global Risks Perception Survey 2024–2025 dari World Economic Forum (WEF) yang menempatkan ancaman geopolitik, polarisasi sosial, dan bencana iklim ekstrem sebagai tiga risiko global terbesar yang mengancam stabilitas jangka menengah. Tantangan ini, menurutnya, tidak hanya masalah global tetapi juga berdampak langsung pada tata kelola nasional dan kebijakan fiskal Indonesia.

Setyanto menambahkan bahwa auditor internal kini tidak dapat hanya mengandalkan pendekatan audit konvensional. Mereka harus menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan strategis, menguasai teknologi prediktif, serta mampu memahami dinamika risiko global yang cepat berubah.

Salah satu isu yang juga dibahas dalam konferensi ini adalah munculnya Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai pemain baru dalam ekosistem tata kelola BUMN. Lembaga ini, yang ditetapkan sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia, kini memegang saham seri B BUMN, sementara saham seri A tetap di tangan Kementerian BUMN.

Setyanto menjelaskan bahwa perubahan ini menuntut auditor internal untuk lebih lincah, berperan strategis, dan menguasai kompetensi digital seperti governance foresight dan risk intelligence.

Lebih lanjut, Setyanto menguraikan lima rekomendasi penting yang perlu segera diadopsi oleh auditor internal di seluruh sektor, antara lain meningkatkan leadership untuk risk foresight guna mengantisipasi fragmentasi global. Dalam konteks ini, auditor harus mampu menerapkan scenario planning, geopolitical intelligence, dan dynamic risk scoring models agar siap menghadapi disrupsi mendadak. Kedua, memperkuat agile governance sebagai pilar tata kelola modern, yang harus adaptif terhadap perubahan cepat horizon risiko, termasuk fleksibilitas dalam merespons dinamika kebijakan dan pasar global.

Setyanto menegaskan pentingnya membangun cyber resilience dan IT governance yang tangguh, mengadopsi data analytics dan forensic intelligence sebagai kompetensi inti. Fungsi audit saat ini harus berbasis data, memanfaatkan AI, machine learning, dan predictive models untuk deteksi risiko secara proaktif serta membangun collaborative governance untuk menghadapi perubahan horizon risiko. Kolaborasi antar fungsi dalam organisasi menjadi kunci untuk menciptakan ketahanan menghadapi krisis global dan dinamika geopolitik.

Melalui KAI 2025, YPIA berharap semua organisasi baik sektor publik, BUMN, maupun swasta mampu membangun fondasi tata kelola yang kuat dan berkelanjutan. Peran auditor internal diharapkan tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis yang dapat memberikan arahan dalam pengambilan keputusan.

Dengan mengadopsi pendekatan yang lebih holistik terhadap tata kelola modern, integrasi ESG, keamanan siber, serta inovasi manajemen risiko, diharapkan organisasi di sektor publik, BUMN, dan swasta dapat membangun fondasi yang kuat dalam menghadapi risiko global dan disrupsi teknologi yang semakin kompleks.

Continue Reading

Previous: Menguji Pelatnas PBSI Cipayung, Masih Mampukah Menghasilkan Juara Bulu Tangkis Dunia?
Next: Takehiro Tomiyasu Resmi Tinggalkan Arsenal Usai Berjuang Melawan Cedera

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.