Sorotan Terhadap Kualitas Penyelenggaraan Haji RI: Mengapa Anda Membawa Orang ke Kematian di Sini?
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji RI M Irfan Yusuf, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Irfan, berbagi pengalamannya saat bertemu dengan Deputi Menteri Haji Arab Saudi. Pertemuan tersebut berlangsung di Jeddah belum lama ini.
Gus Irfan menyampaikan bahwa Pemerintah Arab Saudi menyoroti kualitas penyelenggaraan haji Indonesia, terutama terkait transparansi data kesehatan jamaah haji asal Indonesia. Kementerian Haji Saudi juga menyoroti jumlah jamaah yang wafat, yang diduga disebabkan oleh kondisi kesehatan yang kurang baik saat berangkat dari Indonesia.
- Kemendag Saudi: Lebih dari 234 Juta Komoditas Dipasok ke Jamaah Haji
- Pelita Jaya Catat 12 Kemenangan Beruntun Setelah Kalahkan Borneo FC
- Inggris dan Sekutu Jatuhkan Sanksi untuk Dua Menteri Ekstremis Israel
“Ada yang meninggal, bahkan saat masih di pesawat. Mengapa Anda membawa orang ke kematian di sini?” kata Gus Irfan menirukan pernyataan seorang perwakilan Kementerian Haji Arab Saudi dalam diskusi baru-baru ini, Selasa (10/6/2025).
Menurut catatan, memang ada seorang jamaah haji Indonesia yang wafat saat dalam penerbangan dari Surabaya menuju Madinah. Almarhumah adalah Nyai Nur Fadillah (45 tahun) dari Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Nyai Nur Fadillah meninggal di pesawat, sekitar dua jam sebelum mendarat di Madinah. Tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyatakan bahwa almarhumah wafat karena sakit.
“Saat ini (Kamis, 8 Mei 2025), jenazah telah dimakamkan di pemakaman Baqi dan sebelumnya dishalatkan di Raudhah Masjid Nabawi,” kata Kepala Daerah Kerja (Daker) PPIH Arab Saudi Abdul Basir di Madinah, Kamis (8/5/2025).

