Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • lingkungan
  • Kualitas Udara Jabodetabek Memburuk, Tangerang Paling Terdampak
  • lingkungan

Kualitas Udara Jabodetabek Memburuk, Tangerang Paling Terdampak

Agus Haryanto Juni 10, 2025
kualitas-udara-jabodetabek-tak-sehat-tangerang-terburuk

Kualitas Udara Jabodetabek Memburuk, Tangerang Paling Terdampak

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Setelah libur Idul Adha, kualitas udara di sejumlah area Jabodetabek kembali mengalami penurunan. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), terdeteksi bahwa setidaknya tujuh wilayah masuk dalam kategori tidak sehat menurut Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Selasa (10/6/2025).

Pada jam 11.00 WIB di hari yang sama, Kota Tangerang tercatat sebagai wilayah dengan kualitas udara terburuk dengan nilai ISPU mencapai 122. Kondisi serupa juga terlihat di Kabupaten Serang dengan nilai 116, DKI Jakarta 111, serta di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bekasi yang masing-masing mencapai 107. Bantar Gebang memiliki nilai 106, dan Surabaya 105. Total ada tujuh wilayah yang kualitas udaranya termasuk tidak sehat.

Dari 108 stasiun pemantauan yang terhubung dengan sistem KLH, hanya 49 wilayah yang memiliki kualitas udara baik. Sisanya berada pada kategori sedang.

Menurut Peraturan Menteri LHK Nomor 14 Tahun 2020, kualitas udara dianggap baik jika skor ISPU antara 0–50, sedang antara 51–100, tidak sehat antara 101–200, sangat tidak sehat antara 201–300, dan berbahaya jika melebihi 300.

Kementerian Lingkungan Hidup menilai bahwa masalah polusi udara di Jabodetabek bukan lagi isu musiman, namun kondisi darurat yang memerlukan tindakan kolektif dan tegas dari semua pihak.

“Kita tengah menghadapi situasi serius. Jabodetabek berada di bawah tekanan tinggi dari sumber pencemar, terutama emisi dari kendaraan bermotor yang menyumbang hingga 57 persen saat musim kemarau. Kami tidak akan membiarkan situasi ini menjadi normal baru,” ujar Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH, Rasio Ridho Sani, pekan lalu.

Evaluasi KLH menunjukkan bahwa pencemaran udara di Jabodetabek sebagian besar berasal dari gas buang kendaraan bermotor yang memberikan kontribusi sekitar 32–57 persen. Sumber polusi lainnya adalah emisi industri berbasis batubara sebesar 14 persen, debu dari aktivitas konstruksi 13 persen, serta pembakaran sampah dan lahan secara terbuka yang menyumbang 9–11 persen. Selain itu, pembentukan aerosol sekunder dan kondisi meteorologi turut memperparah akumulasi polutan di atmosfer.

Untuk menanggapi situasi ini, pemerintah melakukan pemantauan terhadap kawasan industri, uji emisi kendaraan bersama Kementerian Perhubungan dan Polri, serta penegakan hukum terhadap sumber pencemar, termasuk pada beberapa perusahaan di wilayah Jabodetabek.

Continue Reading

Previous: Presiden Prabowo dan Menteri Diskusikan Proyek Giant Sea Wall
Next: MUI Kritik Keras Penahanan Delegasi Kapal Kemanusiaan Madleen oleh Israel

Related News

monyet-gemoy-buat-resah-warga-kota-cimahi
  • lingkungan

Monyet Besar Ganggu Warga Kota Cimahi

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
truk-terguling-diduga-jadi-penyebab-munculnya-busa-di-sungai-cimeta-2
  • lingkungan

Truk Terguling Diduga Menjadi Sumber Busa di Sungai Cimeta

Siti Nurhaliza Agustus 10, 2025
kapolri-sebut-modifikasi-cuaca-efektif-tekan-karhutla-di-kalbar
  • lingkungan

Kapolri Sampaikan Keberhasilan Modifikasi Cuaca dalam Mengurangi Karhutla di Kalbar

Maya Lestari Agustus 8, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.