Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Agama
  • Penghentian Sementara Layanan Bus Shalawat bagi Jamaah Haji
  • Agama

Penghentian Sementara Layanan Bus Shalawat bagi Jamaah Haji

Maya Lestari Mei 31, 2025
layanan-bus-shalawat-jamaah-haji-dihentikan-1-9-juni

Layanan Bus Shalawat Jamaah Haji Dihentikan Sementara

Bus shalawat yang melayani jamaah haji akan dihentikan sementara mulai Minggu (1/6/2025) atau 5 Dzulhijah 1446 Hijriah pukul 12 siang hingga Senin (9/6/2025). Operasi bus akan kembali berjalan pada Selasa (10/6/2025) atau 14 Dzulhijah 1446 Hijriah pukul 00.00 dini hari.

Menurut Arfi Hatim, Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, penghentian ini dilakukan karena armada bus dialihkan oleh otoritas Saudi untuk mengangkut jamaah ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Kami memahami keinginan jamaah untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, namun selama jeda ini, kami berharap jamaah tetap beribadah di hotel masing-masing,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Urusan Haji Makkah, Sabtu (31/5/2025).

Ia mengimbau para jamaah untuk tetap fokus pada persiapan puncak haji yang akan tiba lima hari lagi, termasuk melaksanakan ibadah yang minim tenaga tetapi maksimal dalam pahala.

“Seperti berdzikir, membaca Alquran, atau memperdalam ilmu manasik dan makna ibadah haji yang kita lakukan,” tambahnya.

Setibanya di Jeddah, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan jamaah haji Indonesia agar mempersiapkan diri untuk puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah.

“Kami selalu mengingatkan, fokus jamaah haji kali ini adalah pelaksanaan haji. Jangan sampai mengejar sunah tetapi gagal mendapatkan yang wajib,” pesan Menag.

Ia menekankan bahwa kesiapan jamaah, baik dalam pengetahuan maupun kondisi fisik, sangat menentukan kesuksesan ibadah haji. Amirul Haj menyampaikan dua pesan penting dalam kesempatan ini:

Menag menekankan pentingnya pemahaman yang benar terkait syarat dan rukun haji. Pelayanan jamaah tidak hanya menyangkut logistik seperti konsumsi, transportasi, dan akomodasi, tetapi juga pembinaan ibadah yang mendalam.

“Mungkin saja makanan, hotel, dan kendaraan telah disiapkan dengan baik. Namun jika rukunnya tidak dikerjakan atau syarat hajinya tidak terpenuhi, maka ibadah bisa tidak sah. Ini yang harus kita jaga,” tegasnya.

Continue Reading

Previous: Kerja Sama RI dan Prancis dalam Proyek Hidrogen Hijau
Next: 400 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Mencari Delapan Korban Longsor di Gunung Kuda Cirebon

Related News

berapa-banyak-emas-yang-akan-muncul-dari-sungai-eufrat-sampai-rasulullah-saw-peringatkan-umatnya
  • Agama

Jumlah Emas yang Akan Muncul dari Sungai Eufrat dan Peringatan Rasulullah SAW

Maya Lestari Agustus 12, 2025
  • Agama

Menentukan Makna Hidup: Kebahagiaan Dunia atau Akhirat? Pemikiran dari Buya Hamka

Andi Pratama Agustus 12, 2025
kisah-syahidnya-yasir-dan-sumayyah
  • Agama

Kisah Pengorbanan Yasir dan Sumayyah

Andi Pratama Agustus 11, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.