Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Kesehatan
  • Kerjasama Lintas Sektor untuk Peningkatan Layanan Kesehatan Haji
  • Kesehatan

Kerjasama Lintas Sektor untuk Peningkatan Layanan Kesehatan Haji

Dedi Saputra Mei 9, 2025
layanan-kesehatan-haji-anggota-dpr-sinergi-dengan-berbagai-pihak

Kerjasama Lintas Sektor untuk Peningkatan Layanan Kesehatan Haji

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Netty Prasetiyani, anggota Komisi IX DPR RI, mengusulkan agar data dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dan BPJS Kesehatan diintegrasikan untuk memperkuat layanan kesehatan jamaah haji, khususnya bagi jamaah lansia dan berisiko tinggi.

“Dengan integrasi data yang baik, pemerintah dapat memastikan bahwa jamaah berangkat dalam kondisi kesehatan terbaik dan memiliki catatan medis yang lengkap dan dapat diakses oleh petugas di berbagai lini,” ujar Netty dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan kerja Komisi IX DPR RI dengan Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat (Sumbar) dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar di Asrama Haji Embarkasi Padang.

Dia menekankan pentingnya peran BPJS Kesehatan dalam mendukung kesiapan haji dari sisi data dan layanan. Oleh karena itu, dia mempertanyakan sejauh mana integrasi data BPJS Kesehatan dengan sistem layanan kesehatan haji yang ada saat ini.

“Jamaah yang berangkat haji kan pasti sudah terdata dalam sistem layanan kesehatan nasional. Jadi apa yang sudah dilakukan BPJS untuk mendukung proses haji ini? Mulai dari tahap skrining, pemantauan kesehatan, hingga evaluasi pascahaji?” tuturnya.

Netty juga mendorong adanya terobosan dalam pembagian tugas secara lebih profesional antara petugas medis dan non-medis agar para jamaah, khususnya yang lansia dan berisiko tinggi, dapat menerima layanan lebih optimal.

Dia menyatakan keprihatinannya dengan kondisi petugas kesehatan yang tidak hanya menjalankan tugas medis, tetapi juga terlibat dalam pekerjaan fisik non-medis.

“Petugas kesehatan kita tidak hanya melayani kebutuhan medis, tapi juga harus mendorong kursi roda, mengangkat koper, dan tugas-tugas lainnya. Ini tentu tidak ideal dan bisa mempengaruhi kualitas layanan kesehatan kepada jamaah,” ujarnya.

Continue Reading

Previous: Tindakan Premanisme oleh Ormas, Mensesneg: Presiden Khawatir
Next: Penegakan Hukum terhadap Aksi Premanisme Terselubung di Bogor, Ratusan Kendaraan Diamankan

Related News

ckg-pesantren-menag-bukti-pemerintah-siapkan-langkah-preventif-terhadap-penyakit
  • Kesehatan

Pemerintah Tunjukkan Upaya Pencegahan Penyakit di Pesantren Melalui CKG

Agus Haryanto Agustus 4, 2025
tni-au-resmikan-poliklinik-stem-cell-di-lakespra-dr-saryanto
  • Kesehatan

TNI AU Membuka Poliklinik Stem Cell di Lakespra dr Saryanto

Dedi Saputra Juli 31, 2025
mengenal-rehabilitasi-robotik-inovasi-di-rs-hermina-kemayoran-bantu-pemulihan-pasca-stroke
  • Kesehatan

Memahami Inovasi Rehabilitasi Robotik di RS Hermina Kemayoran untuk Pemulihan Pasca-Stroke

Dedi Saputra Juli 30, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.