Pendaki Asal Temanggung Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Lima Hari Hilang di Gunung Merbabu
BERITA TERBARU INDONESIA, TEMANGGUNG — Setelah lima hari dinyatakan hilang kontak selama pendakian di Gunung Merbabu, seorang pendaki bernama Sugeng Parwoto (50 tahun) ditemukan telah meninggal dunia. Bupati Temanggung, Agus Setyawan, mengajak warga untuk mendoakan almarhum yang merupakan ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Mari kita semua mendoakan almarhum Sugeng Parwoto yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat pendakian di Gunung Merbabu. Beliau baru saja ditemukan namun sayangnya sudah dalam keadaan meninggal dunia, kata Agus Setyawan dalam silaturahmi Forum OSIS Kabupaten Temanggung (FOT) di Temanggung Jumat (25/4/2025) sore.
Sugeng Parwoto adalah seorang ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung dan tercatat sebagai warga Krajan RT4/RW4 Tlogorejo, Kecamatan Temanggung. Ia melakukan pendakian di Gunung Merbabu sejak Jumat (18/4), memasuki jalur Blok Timboa, Dusun Margomulyo, Desa Ngadirojo, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali.
Pendaki tersebut memiliki ciri-ciri tubuh kurus, berjenggot, dan berkulit sawo matang. Terakhir kali, Sugeng terlihat mengenakan baju abu-abu, celana biru dongker, topi putih, dan jaket hitam.
Pada Ahad (20/4/2025), Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) menerima laporan mengenai pendaki yang hilang. Tim relawan yang terdiri dari 10 orang mulai melakukan pencarian pada Senin (21/4), pukul 08.45 WIB, dengan melibatkan unsur kepolisian, TNI, relawan, dan masyarakat setempat.
Tim gabungan sempat menemukan barang-barang milik Sugeng di Pos 5 jalur pendakian Gunung Merbabu via Timboa, antara lain sepatu dan jas hujan. Setelah pencarian intensif selama beberapa hari, pada Kamis (24/4), sekitar pukul 17.30 WIB, tim akhirnya berhasil menemukan Sugeng, namun sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya ditemukan di jurang yang terletak antara Pos 3 dan 4.
Saya sampaikan rasa duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Semoga amal baik almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan, ucap Agus Setyawan.
