LMI dan SDIT Nurul Izzah Kediri Jalin Kerja Sama Bentuk Sekolah Siaga Bencana
BERITA TERBARU INDONESIA, KEDIRI — Dalam rangka merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Lembaga Manajemen Infaq (LMI) dan SDIT Nurul Izzah Kediri melaksanakan kegiatan edukasi kesiapsiagaan bencana pada hari Jumat (2/5/2025).
LMI aktif berusaha membentuk Sekolah Siaga Bencana (SSB). Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang siap dan tangguh dalam menghadapi bencana melalui peningkatan literasi dan pelatihan kebencanaan.
Kerja sama ini juga akan memberikan edukasi kepada para peserta didik. Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019 mengatur pelaksanaan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
SPAB bertujuan untuk memberikan perlindungan dan keselamatan kepada peserta didik, pendidik, dan staf pendidikan dari risiko bencana, serta memastikan kelangsungan layanan pendidikan di masa pra bencana, saat darurat, dan pasca bencana.
Susanto, Supervisor PB Laznas LMI, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang tanggap dan siap menghadapi bencana melalui literasi dan pelatihan kebencanaan.
Kerjasama ini juga akan memberikan edukasi kepada peserta didik agar menjadi lebih tanggap terhadap bencana.
Melalui sinergi ini, LMI optimis dapat menciptakan sekolah yang aman, sehat, dan berintegritas untuk masa depan pendidikan yang lebih baik dan membantu Pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Tangguh dengan program GANALA.
