Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • bencana alam
  • Longsor di Tambang Cirebon Bukan Karena Faktor Alam, Ini Penjelasan Resmi dari BNPB
  • bencana alam

Longsor di Tambang Cirebon Bukan Karena Faktor Alam, Ini Penjelasan Resmi dari BNPB

Maya Lestari Juni 2, 2025
longsor-tambang-cirebon-bukan-bencana-alam-ini-penjelasan-bnpb

Longsor di Tambang Cirebon Bukan Karena Faktor Alam, Ini Penjelasan Resmi dari BNPB

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa longsor yang terjadi di lokasi tambang galian C Gunung Kuda, Cirebon, tidak disebabkan oleh faktor alam. Kejadian yang menewaskan banyak pekerja ini dianggap sebagai kecelakaan kerja karena aktivitas penambangan yang mengabaikan aspek keselamatan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan dalam konferensi daring bahwa, “Longsor di Gunung Kuda, Cirebon, bukanlah bencana alam, melainkan kecelakaan kerja.”

Abdul mengungkapkan bahwa tidak ada faktor pemicu alami seperti hujan atau gempa pada Jumat (30/5), sehingga kuat dugaan bahwa longsor disebabkan oleh pengerukan bukit yang masif tanpa memperhatikan keamanan. Temuan ini didukung oleh hasil investigasi Polresta Cirebon yang menetapkan dua tersangka: pemilik tambang dan kepala teknik tambang.

“Longsor terjadi karena aktivitas penambangan yang mengabaikan keselamatan. Tidak ada hujan atau gempa sebelum kejadian,” tambah Abdul.

Ia juga menyoroti bahwa wilayah Gunung Kuda memang tergolong area rawan longsor, yang kondisinya semakin memburuk akibat aktivitas tambang. Data citra satelit menunjukkan kerusakan lahan yang sudah terdeteksi sejak 2009 dan meningkat signifikan sejak 2019.

Kemiringan lereng di Gunung Kuda bahkan sudah mencapai 60 derajat, dua kali lipat dari ambang batas aman.

“Dalam kondisi alami, kemiringan 30 derajat saja sudah berisiko longsor. Kini lerengnya 60 derajat, dan itu akibat penambangan,” jelasnya.

Abdul menyerukan agar pemerintah daerah memperketat pengawasan tambang. Ia menyebutkan bahwa ini adalah kejadian longsor ketujuh yang berdampak signifikan di Cirebon sejak 2020.

“Jawa Barat mencatat 1.515 kejadian longsor, tertinggi secara nasional. Cirebon sudah mengalami enam kali longsor dari 2020 hingga 2024, dan ini yang ketujuh,” ujarnya.

Meskipun demikian, Abdul memberikan apresiasi terhadap respons cepat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Cirebon yang segera menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat evakuasi.

Hingga Senin sore, BNPB melaporkan bahwa 21 korban meninggal dunia telah berhasil dievakuasi. Salah satu korban terbaru yang ditemukan adalah Sudiono (51), warga Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Cirebon.

Tim SAR gabungan terus mencari empat korban lain yang dilaporkan hilang. “Operasi SAR masih berlangsung. Kami meminta petugas untuk tetap mengutamakan keselamatan,” tutup Abdul Muhari.

Continue Reading

Previous: Jangan Tertipu Rasa! Rokok Elektronik Sama Bahayanya dengan Rokok Tembakau, Ungkap Kemenkes
Next: RUPST ADRO, Boy Thohir Ditunjuk Sebagai Wakil Presiden Komisaris

Related News

puluhan-rumah-warga-di-berastagi-rusak-diterjang-puting-beliung-3
  • bencana alam

Puluhan Rumah di Berastagi Rusak Akibat Puting Beliung

Siti Nurhaliza Agustus 12, 2025
  • bencana alam

BNPB: Banjir Mendominasi Enam Bencana dalam Dua Hari, Kekeringan Ikut Terjadi

Intan Permatasari Juli 31, 2025
gunung-lewotobi-kembali-meletus-masyarakat-diminta-waspada
  • bencana alam

Gunung Lewotobi Kembali Mengalami Erupsi, Warga Diimbau Tetap Siaga

Agus Santoso Juli 7, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.