LPPM Cyber University Tingkatkan Kualitas Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Cyber University, atau Universitas Siber Indonesia, berkomitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan beragam program penelitian dan pengabdian masyarakat (PkM), LPPM aktif dalam mewujudkan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk membentuk kampus yang unggul, relevan, dan memberikan dampak nyata kepada masyarakat.
Ketua LPPM Cyber University Michael Sitorus menegaskan pentingnya penelitian yang tidak hanya berfokus pada keilmuan, tetapi juga memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan.
“Penelitian bukan hanya tentang pemanfaatan keilmuan, tetapi juga memastikan penelitian tersebut dapat dipahami dan berkontribusi pada solusi masalah,” kata Michael dalam pernyataannya, Senin (5/5/2025).
Menurutnya, di era digitalisasi saat ini, akses terhadap artikel penelitian semakin mudah. Namun, banyak karya ilmiah yang masih kurang memberikan dampak signifikan dalam penyelesaian masalah di masyarakat.
“Oleh karena itu, LPPM Cyber University, sebagai Kampus Fintech di Indonesia, menekankan pentingnya peningkatan kualitas penelitian di lingkungan kampus,” tambahnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, para dosen didorong untuk menghasilkan luaran penelitian yang tidak hanya relevan dengan bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga sesuai dengan roadmap penelitian di kampus.
“Banyak penelitian dosen yang saat ini didanai melalui skema Penelitian Dana Yayasan (PDY), yang diharapkan dapat memperkuat kontribusi kampus dalam bidang akademik dan sosial,” kata Michael.
LPPM Cyber University juga bekerja sama dengan para Ketua Program Studi (Prodi) untuk memastikan setiap topik penelitian dosen memiliki arah yang jelas dan berdampak. “Para ketua prodi berperan penting dalam menentukan kesesuaian topik penelitian dengan bidang keilmuan serta mendukung terwujudnya kontribusi nyata bagi masyarakat. Kita harus selalu berkolaborasi,” ucapnya.
Untuk mendukung kegiatan ini, LPPM memberikan waktu satu tahun kepada dosen, baik individu maupun kelompok, dalam melaksanakan penelitian. Diharapkan dengan durasi tersebut, para dosen dapat mempersiapkan penelitiannya secara optimal. Dengan begitu, hasilnya tidak hanya memperkaya dunia akademik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pengembangan sistem pengajaran dan masyarakat luas.
“Penelitian yang bermutu akan menjadi landasan kuat dalam meningkatkan reputasi kampus dan sekaligus menjadi daya tarik utama bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Universitas Siber Indonesia,” kata Michael.
