Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Pendidikan
  • Mahasiswa Doktoral FTI UII Rancang Model Strategi K3 untuk UMKM
  • Pendidikan

Mahasiswa Doktoral FTI UII Rancang Model Strategi K3 untuk UMKM

Andi Pratama Mei 6, 2025
mahasiswa-doktoral-fti-uii-kembangkan-model-strategi-pencegahan-perlindungan-k3-pada-umkm

Mahasiswa Doktoral FTI UII Rancang Model Strategi K3 untuk UMKM

BERITA TERBARU INDONESIA, YOGYAKARTA — Seorang mahasiswa dari Program Studi Rekayasa Industri Program Doktor Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII, Dr (cand) Ir Ahmad Padhil, berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan tujuh penguji pada ujian tertutup yang berlangsung di kampus FTI UII, Yogyakarta, pada Rabu (30/4/2025). Disertasinya berjudul ‘Pengembangan Model Strategi Pencegahan dan Perlindungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia.’

“Alhamdulillah, perjuangan panjang dalam meraih gelar Doktor Rekayasa Industri (DRI) di Universitas Islam Indonesia hampir mencapai puncaknya bagi Ahmad Padhil. Pada pagi hari Rabu, 30 April 2025, beliau berhasil melewati ujian tertutup, salah satu tahap akhir dalam studi doktoralnya,” ujar Ketua Program Studi Rekayasa Industri Program Doktor FTI UII, Prof Elisa Kusrini, dalam siaran persnya, Selasa (6/5/2025).

Prof Elisa menjelaskan bahwa Ahmad Padhil merupakan salah satu calon lulusan pertama dan tercepat dari DRI UII, menyelesaikan program dalam waktu hanya 2,5 tahun. Beliau juga menjadi doktor pertama dengan pengalaman kolaborasi global yang kuat serta berbagai kontribusi akademik.

“Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi DRI UII dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan dukungan bagi dunia industri, khususnya UMKM. Selamat kepada Ahmad Padhil atas pencapaiannya yang membanggakan. Kami bangga atas prestasimu,” kata Prof Elisa.

Salah satu penguji eksternal, Prof Ir A. Harits Nu’man, menyatakan bahwa perjuangan Ahmad Padhil menjadi contoh inspiratif karena beliau adalah seorang dosen dari Makassar. Beliau datang menggunakan kapal laut tanpa beasiswa dari kampusnya hingga tiba di UII.

“Jarak dan keterbatasan biaya tampaknya bukan kendala. Tekad yang kuat mengatasi semua tantangan. Disertasi ini disusun dengan sistematis, metodologi yang tepat, dan hasil yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Kami bangga padamu Daeng Ahmad Fadhil, gelar doktor pertama di Angkatan I hanya tinggal menunggu waktu, kinerjamu sudah nyata dan berkualitas,” kata Prof Harits.

Sementara itu, Ahmad Padhil menjelaskan bahwa penelitiannya dilakukan karena adanya kesenjangan dalam pencegahan keselamatan kerja antara sektor formal dan informal.

Menurut Padhil, kebaruan dari penelitian ini adalah model adaptif untuk penanganan K3 di UMKM yang sangat beragam, berbasis pada management task dengan mengombinasikan pendekatan Makroergonomi dan Human Factor Analysis and Classification (HFACS).

“Makroergonomi melihat kebutuhan organisasi, sementara HFACS berfungsi sebagai management task untuk menghasilkan prevention dan protection bagi pekerja di UMKM,” jelasnya.

Padhil menyatakan bahwa kontribusi unik dari model ini dapat diadopsi oleh sektor informal, khususnya UMKM untuk melindungi tenaga kerja dengan memberdayakan komponen organisasi mereka sendiri.

Padhil menambahkan bahwa para pemangku kepentingan di sektor K3 telah memberikan pendapat bahwa model ini sangat adaptif untuk kebutuhan UMKM. “Untuk penerapan dalam waktu dekat, akan disusun panduan pelaksanaan model ini agar dapat dilakukan hilirisasi secara cepat,” katanya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada DRI UII yang telah memberikan ruang tak terbatas untuk terus berkembang. Selain itu, pendekatan humanis yang diberikan membuat semua langkah yang terasa berat menjadi lebih mudah.

“Kami berterima kasih karena bahkan hingga ujian tertutup pun kami diberi kesempatan belajar dengan menghadirkan penguji sesuai dengan tema yang kami angkat untuk memperkaya dan memperbaiki apa yang telah kami tuliskan baik dari internal maupun eksternal,” ungkapnya.

Terakhir, dia juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan sidang dan sekretaris yang memimpin sidang dengan tepat waktu dan cermat secara metode. “Terakhir kepada tim promotor, dengan bangga kami ucapkan ‘I am UII’,” tuturnya.

Continue Reading

Previous: Lewis Hamilton Kritik Strategi Ferrari dengan Tajam
Next: Jokowi: Saya Telah Dihina Seburuk-buruknya

Related News

28-sekolah-di-jakarta-ambil-bagian-pecahkan-rekor-muri-asesmen-bahasa-inggris-daring
  • Pendidikan

28 Sekolah di Jakarta Sukses Pecahkan Rekor MURI dalam Asesmen Bahasa Inggris Online

Dedi Saputra Agustus 11, 2025
lembaga-akreditasi-perguruan-tinggi-kesehatan-indonesia-mulai-jangkau-kampus-luar-negeri
  • Pendidikan

Lembaga Akreditasi Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia Mulai Ekspansi ke Kampus Internasional

Maya Lestari Agustus 5, 2025
menulis-opini-esai-artikel-di-era-konvergensi-media-bagian-2
  • Pendidikan

Menulis Opini dan Esai di Era Media Konvergensi (Bagian 2)

Dewi Anjani Agustus 4, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.