Malta Berhasil Selamatkan Kapal Bantuan Menuju Gaza
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Sebuah kapal yang membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza terhenti akibat serangan drone. Freedom Flotilla, kapal dengan 16 awak, berhasil diselamatkan setelah pemerintah Malta mengerahkan pasukan untuk membantu mereka.
Menurut pernyataan resmi, penyiar publik TVM melaporkan bahwa sebuah kapal tunda dengan perlengkapan pemadam kebakaran memberikan bantuan kepada Freedom Flotilla. Ketika diserang oleh drone di perairan internasional, kapal itu sempat mengeluarkan sinyal darurat (SOS).
Serangan tersebut mengakibatkan kapal yang membawa bantuan untuk warga Gaza kehilangan daya, sehingga menimbulkan risiko besar tenggelam. Hal ini dikonfirmasi oleh siaran pers dari Freedom Flotilla Coalition.
Setelah permintaan dari kapal tunda, sebuah kapal patroli milik Angkatan Bersenjata Malta juga dikirim ke lokasi.
Pada sekitar pukul 02.13 waktu setempat (07.13 WIB), semua kru di atas kapal (Freedom Flotilla) dinyatakan selamat, meskipun mereka menolak meninggalkan kapal, demikian menurut pernyataan dari pemerintah Malta.
Situasi kembali normal pada pukul 03.45 waktu setempat (08.45 WIB).
Kapal bernama Conscience ini masih berada di perairan internasional saat serangan drone terjadi dan kini terus diawasi oleh otoritas terkait.
Menanggapi kejadian tersebut, Pelapor Khusus PBB untuk Palestina, Francesca Albanese, menyatakan di akun X bahwa ia menerima panggilan darurat dari awak Freedom Flotilla.
“Saya menghubungi otoritas negara terkait, termasuk otoritas maritim, untuk mendukung kapal dan awak sesuai kebutuhan,” ujarnya. “Saya yakin otoritas yang berwenang akan memastikan fakta dan melakukan intervensi yang tepat,” tambahnya.
