Media Israel: Kita Belum Dekat Kemenangan, Segera Hentikan Konflik!
BERITA TERBARU INDONESIA, TEL AVIV— Avi Ashkenazi, seorang koresponden militer dari surat kabar Maariv, mengamati krisis di medan perang dan situasi kepemimpinan yang dihadapi Israel selama 653 hari sejak konflik di Jalur Gaza dimulai.
Dia menekankan bahwa Israel belum dekat untuk mencapai kemenangan, dan jalan menuju sukses tampaknya lebih panjang dari sebelumnya. Dia menyerukan agar konflik di Gaza segera dihentikan.
- Ledakan dan tembakan, pertempuran sengit kembali menewaskan tentara Israel, 3 pejuang gugur.
- 6 Gagasan sangat berbahaya yang dijalankan Israel hampir tanpa hambatan.
- Geng Abu Shabab ketakutan dan meminta perlindungan, pejuang mencatat anggota geng dan berjanji untuk menindak mereka.
Dalam artikelnya, Ashkenazi membahas berbagai data kompleks yang mengungkapkan kedalaman kesulitan Israel.
Dia mengawali artikelnya dengan data yang berat, dengan menyatakan:
“1.928 warga sipil dan tentara tewas, termasuk 893 pejuang yang gugur dalam pertarungan, dan ribuan lainnya terluka secara fisik dan psikologis.”
“Seperti inilah matahari terbenam di lumpur Gaza,” tambahnya, merujuk pada rasa frustrasi yang meluas di militer dan masyarakat Israel.
Meskipun dia mengakui pencapaian taktis yang dicapai oleh tentara Israel di Gaza, dia menekankan bahwa Israel belum mencapai tujuan politik yang telah ditetapkan.
BACA JUGA: Israel menggunakan bala tentara dari bangsa jin untuk menghadapi Iran selama perang 12 hari?
“Waktunya telah tiba untuk mengatakan bahwa Israel telah membuat keuntungan taktis dalam perang Gaza, tetapi tidak hanya jauh dari kemenangan, tetapi jauh dari itu,” ujarnya, dikutip dari sebuah sumber pada Senin (21/7/2025).
Dia menyalahkan kepemimpinan politik, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, atas kegagalan tersebut, bukan tentara itu sendiri.
