Peran Polri dalam Memajukan Ekonomi Kreatif
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, saat mengikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79, menyoroti peran penting Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban, terutama untuk masyarakat ekonomi kreatif.
“Polri harus mampu menjalankan tugas dengan tanggung jawab, menegakkan keadilan dengan jujur, dan membina harmoni masyarakat dengan rukun dalam ruang-ruang publik, termasuk ruang kreatif,” ujar Riefky dalam pernyataan pers yang diterima, Rabu.
Untuk mendukung ekonomi Indonesia, Polri juga memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat merasa aman dan tertib melalui pemulihan serta percepatan ekonomi nasional.
Kementerian Ekraf terus berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk lembaga keamanan, untuk mempercepat kegiatan-kegiatan dalam industri kreatif.
Salah satu harapan Riefky adalah agar Polri dapat memberikan perizinan dan memfasilitasi kegiatan ekonomi kreatif melalui pengamanan.
“Dengan demikian, kepercayaan masyarakat dapat terbangun untuk menjadikan Polri selalu inovatif dan responsif. Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia,” tambah Riefky.
Ia juga menyatakan bahwa Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pelindung dan pengayom dalam mendukung kegiatan-kegiatan industri ekonomi kreatif di Indonesia.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 mengusung tema ‘Polri untuk Masyarakat’ yang menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Presiden Prabowo Subianto menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Monas. Presiden Prabowo menekankan tentang peran Polri dalam agenda-agenda pembangunan bangsa.
Presiden Prabowo memberikan pandangan bahwa Polri harus menjadi ujung tombak dalam menjaga kekayaan bangsa dan kepercayaan rakyat Indonesia. Presiden Prabowo juga meminta kepolisian untuk selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.
Selain upacara, rangkaian acara HUT Bhayangkara ke-79 juga diwarnai dengan atraksi dari berbagai unsur kepolisian, peragaan robot polisi, defile pasukan, dan berbagai pertunjukan seni lainnya.
Masyarakat yang hadir juga dapat menikmati layanan publik gratis seperti Samsat Keliling, perpanjangan dan pembuatan SIM, STNK, SKCK, akses layanan kesehatan gratis termasuk khitanan massal, serta menikmati Konser Simfoni Persatuan.
