Kontroversi Video Unggahan Menhan AS
BERITA TERBARU INDONESIA, WASHINGTON – Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, yang dikenal memiliki pandangan anti-Islam, kembali menjadi sorotan. Dia memposting sebuah video dari gereja nasionalis Kristen yang menampilkan sejumlah pendeta yang menyatakan bahwa perempuan tidak seharusnya diizinkan untuk ikut serta dalam pemilihan umum.
Unggahan yang dibuat di X oleh salah satu pemimpin militer terbesar di dunia ini dipublikasikan pada Kamis malam. Berdasarkan laporan dari Associated Press, unggahan tersebut menunjukkan hubungan pribadi yang mendalam antara dirinya dengan pendeta nasionalis Kristen yang memiliki pandangan ekstrem tentang peran perempuan dan agama.
Dalam postingan tersebut, Hegseth memberikan komentar mengenai laporan dari CNN yang berdurasi hampir tujuh menit, yang menginvestigasi Doug Wilson, salah satu pendiri Communion of Reformed Evangelical Churches, atau CREC. Laporan ini menyoroti seorang pendeta dari gereja Wilson yang mengadvokasi pencabutan hak pilih perempuan dari Konstitusi.
Seorang pendeta lainnya dalam video tersebut menyatakan bahwa dalam pandangan idealnya, pemilihan dilakukan sebagai satu kesatuan rumah tangga. Video ini juga menampilkan seorang perempuan jemaat yang menyatakan ketaatan kepada suaminya.
“Semua Kristus untuk Semua Kehidupan,” tulis Hegseth dalam postingannya yang menyertakan video tersebut.
Unggahan Hegseth menarik lebih dari 12.000 suka dan dibagikan 2.000 kali di X. Beberapa pengguna menyetujui pandangan para pendeta dalam video tersebut, sementara yang lain menyatakan kekhawatiran terhadap promosi ide-ide nasionalis Kristen oleh menteri pertahanan.
Doug Pagitt, seorang pendeta dan direktur eksekutif organisasi evangelis progresif Vote Common Good, menyebutkan bahwa pandangan dalam video tersebut hanya dianut oleh segelintir umat Kristen. Namun, dia menyatakan bahwa sangat mengkhawatirkan jika Hegseth membesar-besarkannya.
Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengatakan kepada Associated Press pada hari Jumat bahwa Hegseth adalah “anggota gereja yang bangga” yang berafiliasi dengan CREC dan dia “sangat menghargai banyak tulisan dan ajaran (Doug) Wilson.”
Pada bulan Mei, Hegseth mengundang pendeta pribadinya, Brooks Potteiger, ke Pentagon untuk memimpin kebaktian doa Kristen pertama yang diadakan Hegseth di dalam gedung pemerintah selama jam kerja. Para pegawai dan anggota militer Departemen Pertahanan menerima undangan ke acara tersebut melalui email pemerintah.
“Saya ingin melihat negara ini menjadi negara Kristen, dan saya ingin melihat dunia menjadi dunia Kristen,” kata Wilson dalam laporan CNN.
