Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Mentrans Jelaskan Alasan Wamen Rangkap Jabatan Komisaris untuk Cegah Korupsi
  • Berita

Mentrans Jelaskan Alasan Wamen Rangkap Jabatan Komisaris untuk Cegah Korupsi

Rizky Maulana Juli 17, 2025
mentrans-jelaskan-para-wamen-rangkap-jabatan-komisaris-agar-jauhi-korupsi

Mentrans Jelaskan Alasan Wamen Rangkap Jabatan Komisaris untuk Cegah Korupsi

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengungkapkan alasan pemerintah pusat mengangkat beberapa wakil menteri (wamen) di Kabinet Merah Putih menjadi komisaris BUMN. Meskipun isu rangkap jabatan tersebut sempat menjadi sorotan publik.

Iftitah menjelaskan, penambahan jabatan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada pejabat yang merasa kurang sehingga terlibat dalam praktik korupsi. Pernyataan ini disampaikan Iftitah dalam acara Pencanangan Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2025 dan Perancangan Pembangunan Zona Integritas Kementrans di Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis (17/7/2025).

“Saat ini, mengapa Wamen juga diberikan posisi sebagai komisaris? Hal ini dilakukan supaya tidak ada lagi alasan untuk mencari penghasilan dari sumber yang tidak halal,” kata Iftitah dalam kegiatan itu.

Iftitah menyebutkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto sering mengingatkan bawahannya agar tidak terlibat dalam korupsi. Oleh karena itu, tambahnya, Presiden ingin memastikan jajarannya hidup dalam kecukupan guna mencegah korupsi.

“Kami sendiri, termasuk saya dan wakil menteri sebagai perpanjangan tangan dari Bapak Presiden di Kementerian Transmigrasi ini sudah cukup, bahkan lebih dari cukup untuk kehidupan masing-masing,” ungkap Iftitah.

Peraih Adhi Makayasa Akmil 2022 tersebut mencontohkan bahwa kebijakan serupa telah diterapkan di Singapura. Para pejabat di Singapura disebutkan hidup dalam kecukupan untuk mencegah korupsi. “Ini juga belajar dari contoh seperti di Singapura. Sebelum dilarang korupsi, kebutuhan mereka terpenuhi,” ujar Iftitah.

Continue Reading

Previous: Peringatan Hari Anak Nasional: Menteri Arifah Berharap Kebahagiaan untuk Semua Anak
Next: Lima Fakta Mengenai Druze di Israel, Sebuah Kelompok Agama dan Etnis yang Unik

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.