Keindahan Merpati Warna-warni dan Kenangan Nabi Muhammad di Masjid Quba
BERITA TERBARU INDONESIA, MADINAH — Setengah jam sebelum adzan Zhuhur berkumandang, sekelompok jamaah dari Indonesia tiba di pelataran Masjid Quba, di bawah sengatan matahari yang mulai terasa membakar kulit.
Dua orang dari kelompok tersebut kemudian melangkah lebih cepat, meninggalkan yang lainnya di belakang. Mereka langsung bergerak menuju kumpulan burung merpati yang sedang berkerumun di pelataran masjid.
Burung-burung itu berhamburan, memenuhi langit yang cerah saat mereka melintas, meskipun masih banyak yang tetap bertengger di pelataran.
Seorang pria yang berdiri di area teduh di sisi kanan pelataran mendekati mereka dan menawarkan makanan burung.
“Makanan burung. Silakan,” ujarnya sambil memberikan pakan burung. Dia mengenali mereka sebagai orang Indonesia karena beberapa dari kelompok tersebut mengenakan songkok hitam yang menjadi ciri khas Indonesia.
Rombongan ini kemudian menuju tempat wudhu yang terletak di sisi, dengan beberapa di antaranya singgah di toilet sebelum melaksanakan shalat.
Wawan Irawan, seorang haji dari Jakarta, menyebutkan bahwa dia berhenti di Masjid Quba untuk melaksanakan Shalat Dhuhur dan shalat sunah sebelum melanjutkan perjalanan ke Masjid Nabawi.
“Masya Allah. Suasana di dalam tadi menenangkan saat beribadah, terlebih kami baru saja menempuh perjalanan empat jam dari Jeddah dengan mobil,” ungkap Wawan setelah selesai melaksanakan Shalat Dhuhur.
Wawan juga menyempatkan diri untuk berdoa dan mengirimkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Selain Wawan, Hardi, seorang haji dari Gresik, Jawa Timur, menyampaikan bahwa ia ingin beribadah di masjid ini karena masjid tersebut memiliki nilai istimewa sebagai masjid yang pernah dibangun oleh Nabi Muhammad.
“Kami tadi dari Makkah. Rombongan kami berjumlah 14 orang. Semuanya berhenti di sini,” ujarnya.
