Real Madrid Tolak Hadiri Konferensi Pers Sebelum Final Copa del Rey
BERITA TERBARU INDONESIA, Jakarta — Real Madrid memilih untuk tidak berpartisipasi dalam konferensi pers menjelang pertandingan final Copa del Rey melawan Barcelona yang akan diadakan di Stadion La Cartuja, Sevilla, pada Minggu dini hari WIB. Sebagai bentuk protes, Real Madrid juga membatalkan sesi latihan di stadion tersebut pada Jumat malam, menurut laporan dari berbagai sumber pada Sabtu.
Sebelumnya, Real Madrid telah meminta Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk mengganti wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea dan wasit VAR Pablo Gonzalez Fuertes untuk final ini, namun permintaan tersebut tidak dikabulkan.
- Lewandowski dan Alejandro Balde Absen Bela Barcelona pada Final Copa Del Rey Kontra Madrid
- Alaba dan Camavinga akan Absen Bela Madrid Lawan Barcelona di Final Copa Del Rey
- Arda Guler Penyelamat Real Madrid, Jebol Gawang Getafe untuk Tempel Barcelona
Sebagai protes, Real Madrid tidak hadir dalam konferensi pers dan juga membatalkan sesi latihan. Presiden klub Florentino Perez dan para petinggi klub tidak menghadiri acara makan malam yang diselenggarakan oleh RFEF.
Dalam pernyataan resminya, Real Madrid menyatakan bahwa penunjukkan wasit dan wasit VAR yang dilakukan oleh RFEF untuk laga final Copa del Rey dianggap tidak dapat diterima. Mereka juga mengkritik pernyataan De Burgos dan Fuertes dalam konferensi pers sebelum pertandingan yang dinilai tidak pantas.
“Pernyataan yang lebih mengejutkan lagi, dengan nada mengancam, yang menyinggung persatuan para wasit, digunakan untuk mengumumkan dugaan tindakan atau tindakan yang jauh dari prinsip-prinsip keadilan, objektivitas, dan imparsialitas yang seharusnya berlaku hanya beberapa jam sebelum acara sepak bola yang menarik perhatian ratusan juta orang di seluruh dunia,” tulis pernyataan resmi klub.
“Mengingat keseriusan dari apa yang terjadi, Real Madrid berharap bahwa mereka yang bertanggung jawab atas RFEF dan badan wasit akan bertindak sebagaimana mestinya, mengadopsi tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan prestise lembaga yang mereka wakili,” kata pernyataan resmi tersebut.
