Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Penampilan Monolog Perdana Tika Bravani: Totalitas dalam Memerankan Siti Walidah, Istri Kiai Ahmad Dahlan
  • Berita

Penampilan Monolog Perdana Tika Bravani: Totalitas dalam Memerankan Siti Walidah, Istri Kiai Ahmad Dahlan

Dedi Saputra Juni 1, 2025
monolog-pertama-tika-bravani-berani-total-perankan-siti-walidah-istri-kiai-ahmad-dahlan

Penampilan Monolog Perdana Tika Bravani: Totalitas dalam Memerankan Siti Walidah, Istri Kiai Ahmad Dahlan

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Aktris Tika Bravani terlibat dalam sebuah proyek teater yang unik. Ia memerankan Siti Walidah, istri dari pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan, dalam monolog berjudul “Aku yang Tak Kehilangan Suara”.

Pertunjukan ini digelar pada Sabtu (31/5/2025) di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, bertepatan dengan hari wafatnya Siti Walidah. Monolog ini mengangkat sisi sejarah yang sering terlupakan, yaitu suara perempuan dalam perjuangan.

Naskah yang ditulis oleh Dian dan disutradarai oleh Wawan Sofwan, mengajak penonton menyelami keteguhan hati Siti Walidah dalam menghadapi tantangan hidup, termasuk isu sensitif seperti poligami, tanpa kehilangan martabat dan semangat pengabdiannya.

“Monolog itu sebenarnya hal yang paling saya hindari sejak dulu karena takut. Takut mati gaya, takut lupa dialog, takut sendirian di panggung,” ujar Tika saat ditemui usai gladiresik di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Jumat (30/5/2025) malam.

“Tapi anehnya sekarang saya justru mau. Rasanya campur aduk, tapi akhirnya saya percaya, kalau diproses dengan baik pasti bisa,” katanya.

Bagi Tika, peran ini bukan pengalaman pertama memerankan tokoh Siti Walidah. Ia sebelumnya pernah memerankannya dalam film Nyai Ahmad Dahlan pada 2017. Namun kali ini, dalam bentuk monolog, dia merasa lebih bebas sekaligus lebih tertantang.

“Di film bisa diulang, tapi di panggung salah ya lanjut saja. Tapi ternyata saya bisa juga hafal, bahkan sampai terbawa mimpi,” kata Tika sambil tertawa.

Dia menceritakan, tiap pagi dirinya berlatih dialog sambil treadmill, untuk menjaga stamina dan melatih pengucapan. Produser pertunjukan, Joane Win, menyebut Tika dipilih karena dedikasi dan komitmennya selama latihan. “Dia selalu datang tepat waktu, menjaga stamina, dan sudah punya ikatan emosional dengan tokoh Siti Walidah sejak film sebelumnya,” ujar Joane.

Lebih dari itu, Joane berharap pertunjukan ini bisa memberi inspirasi bagi perempuan. “Kita ingin perempuan tahu bahwa mereka bisa setara, bahkan mengubah arah bangsa, terutama dalam bidang pendidikan, seperti yang dilakukan Siti Walidah,” ucapnya.

Pemilihan tanggal 31 Mei pun bukan tanpa alasan. Awalnya, pertunjukan direncanakan pada 8 Maret, bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional. Namun karena berdekatan dengan bulan Ramadhan, akhirnya jadwal diubah. “Ternyata tanggal 31 Mei itu hari wafatnya Bu Walidah. Jadi terasa lebih bermakna,” kata Tika.

Di awal pertunjukan ini, Tika juga menceritakan kisah cinta Siti Walidah dengan Kiai Ahmad Dahlan yang sempat dipoligami. Namun, penulis naskah, Dian menjelaskan, isu poligami yang diangkat di awal cerita bukanlah fokus utama, melainkan pemantik untuk menggambarkan perjalanan batin dan ketegaran tokoh utama.

“Kita ingin menunjukkan bagaimana seorang perempuan berdamai dengan luka, lalu bangkit, dan tetap berdaya,” ujar Dian.

Tika pun mengaku sempat membayangkan bagaimana sakitnya perasaan Siti Walidah saat menghadapi poligami. “Saya bayangin aja udah sakit hati. Tapi Bu Walidah kok bisa sesabar itu ya? Itu yang bikin saya kagum,” kata Tika.

Continue Reading

Previous: Cuaca Esok Hari: Hujan Diperkirakan di Kota Malang dan Sekitarnya pada 25 Oktober 2023
Next: Retakan Semakin Meluas, Jalan Kolonel Masturi Menuju Area Wisata Lembang Rawan Longsor

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.