Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • MTI Menyoroti Kecelakaan Kereta di Subang dan KRL di Jakarta
  • Berita

MTI Menyoroti Kecelakaan Kereta di Subang dan KRL di Jakarta

Andi Pratama Agustus 5, 2025
mti-soroti-insiden-anjloknya-kereta-di-subang-dan-krl-di-jakarta

MTI Menyoroti Kecelakaan Kereta di Subang dan KRL di Jakarta

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Kecelakaan yang melibatkan Kereta Agro Bromo Anggrek di Pegadenbaru, Kabupaten Subang, Jawa Barat minggu lalu, dan KRL Jabodetabek di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat pada Selasa (5/8/2025), telah menjadi perhatian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). Aditya Dwi Laksana, Ketua Bidang Perkeretaapian MTI, mengungkapkan bahwa kejadian ini harus menjadi peringatan bagi semua pihak yang terlibat dalam transportasi kereta api nasional.

“Saat kita membahas tentang kecelakaan kereta, biasanya ada tiga faktor penyebab, yaitu prasarana, sarana, dan manusia,” kata Aditya saat dihubungi BERITA TERBARU INDONESIA di Jakarta, Selasa (5/8/2025).

  • Dampak KRL anjlok, KAI Melakukan Pengaturan Perjalanan KRL Rute Bogor-Kota
  • Rencana Reaktivasi Jalur KRL Jabodetabek ke Merak, Menhub: Langkah Positif
  • Penumpang Wanita Pingsan di KRL Saat Gangguan Perjalanan, Sempat Membuat Penumpang Lain Geger

Aditya menjelaskan, faktor prasarana mencakup berbagai elemen teknis yang mempengaruhi jalur, seperti kondisi rel, peralatan wesel, dan gangguan dari benda asing di lintasan. Prasarana yang tidak dalam kondisi baik juga dapat menyebabkan gangguan yang berujung pada kecelakaan.

“Masalah prasarana dapat berupa malfungsi jalur rel, peralatan wesel, atau keberadaan benda asing di sekitar jalur,” jelas Aditya.

Selain itu, Aditya juga menyoroti faktor sarana sebagai salah satu penyebab yang harus diawasi, terutama pada bagian rangka bawah dan roda kereta yang memerlukan perawatan rutin. Faktor manusia juga memiliki peran penting, terutama dalam hal kedisiplinan dan kepatuhan terhadap batas kecepatan di area tertentu.

“Faktor manusia juga bisa berpengaruh, misalnya kecepatan kereta yang melebihi batas di area rawan seperti titik longsor atau area perpindahan jalur,” ujar Aditya.

Menurut Aditya, pada dua insiden anjloknya kereta yang terjadi, faktor alam dapat dikesampingkan sebagai penyebab utama. Dia menjelaskan, lokasi kejadian berada di emplasemen stasiun dengan kondisi cuaca yang baik, sehingga kecil kemungkinan adanya gangguan lingkungan.

“Dalam insiden anjlok kereta di Pegadenbaru dan Jakarta Kota, faktor alam kemungkinan tidak berperan karena kejadiannya ada di area emplasemen stasiun dan cuaca sedang baik,” tambah Aditya.

Untuk faktor sarana, Aditya menilai kecil kemungkinan menjadi penyebab anjloknya Kereta Argo Bromo Anggrek, mengingat usia rangkaian tersebut yang masih baru. Namun, ia menyatakan bahwa masih ada kemungkinan faktor sarana berperan dalam insiden KRL Jabodetabek.

“Untuk KA Argo Bromo Anggrek, kecil kemungkinan dari sarana karena masih baru, tapi untuk KRL Jabodetabek masih mungkin,” tegas Aditya.

Dia juga menekankan pentingnya meningkatkan pengawasan dan perawatan prasarana, terutama pada musim kemarau dan hujan yang masing-masing memiliki risiko tersendiri. Deteksi rel melengkung karena pemuaian dan antisipasi area rawan bencana menjadi hal yang mendesak.

“Sistem penjaminan kelaikan kereta api harus diperkuat, terutama pada bagian rangka bawah dan roda. Kelaikan sarana ini penting untuk menjamin keselamatan operasional setiap perjalanan,” ungkap Aditya.

Continue Reading

Previous: Menjelang Pertandingan Piala AFF Wanita, Joko Susilo Bertekad Menang di Setiap Pertandingan
Next: Mantan Pj Gubernur DKI Diangkat Menjadi Komisaris Utama, Pramono: Keputusan Kami Berdua

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.