Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Penerapan Awal, Ini Fakta di Lapangan mengenai Kebijakan KDM 50 Siswa per Kelas
  • Berita

Penerapan Awal, Ini Fakta di Lapangan mengenai Kebijakan KDM 50 Siswa per Kelas

Rina Kartika Juli 21, 2025
mulai-diberlakukan-begini-fakta-di-lapangan-terkait-kebijakan-kdm-50-siswa-per-kelas

Penerapan Awal, Ini Fakta di Lapangan mengenai Kebijakan KDM 50 Siswa per Kelas

BERITA TERBARU INDONESIA, INDRAMAYU — Program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuat pihak sekolah harus mencari solusi untuk mengimplementasikannya. Keterbatasan infrastruktur dan berbagai kendala lainnya menyebabkan sekolah tidak dapat sepenuhnya melaksanakan kebijakan 50 siswa per kelas.

Kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk tahun ajaran baru 2025/2026 dimulai pada Senin, 21 Juli 2025, setelah berakhirnya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung selama seminggu sebelumnya. Hal ini diterapkan di SMKN 1 Balongan, Kabupaten Indramayu.

  • PUI Jabar Menolak Robel 50 Siswa per Kelas Dedi Mulyadi karena Dianggap Tidak Adil dan Kurang Transparan
  • Hal yang Terlewat dari Dedi Mulyadi Mengenai ‘Bahaya’ Kebijakan Sekelas 50 Siswa Menurut Federasi Guru
  • Tanggapan Orang Tua dan Siswa Soal Kebijakan Dedi Mulyadi 50 Siswa Per Kelas di Bandung: Terlalu Banyak

Menurut pantauan BERITA TERBARU INDONESIA, para siswa baru kelas X telah mulai belajar di kelas masing-masing dengan seragam putih abu. Mereka dibimbing oleh seorang guru dengan tambahan empat siswa dari program PAPS. Sebelum program ini, sekolah menerapkan 36 siswa per kelas.

Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMKN 1 Balongan, Muhammad Tajudin, menyatakan bahwa pihaknya tidak dapat menerapkan 50 siswa per kelas dalam program PAPS karena kendala sarana dan prasarana.

“Kami tetap melaksanakan kebijakan PAPS, namun hanya dengan 38-40 siswa per kelas karena keterbatasan sarana prasarana. Jika dipaksakan 50 siswa per kelas, akan terlalu padat, bahkan meja guru dan siswa saling berhimpitan,” ujar Tajudin pada Senin, 21 Juli 2025.

Selain terkendala ruangan, Tajudin juga mengakui bahwa sekolah sempat kekurangan meja kursi. Oleh karena itu, mereka harus memperbaiki meja kursi yang rusak agar bisa digunakan oleh para siswa.

Tajudin juga menambahkan, dalam program PAPS, sekolahnya menerima tambahan 44 siswa. Para siswa tersebut berasal dari keluarga kurang mampu dan siswa yang berdomisili di sekitar sekolah. Menurut Tajudin, para orang tua merasa terbantu dengan adanya program ini karena anak-anak mereka yang sebelumnya tidak lolos SPMB sekarang memiliki kesempatan untuk bersekolah.

Continue Reading

Previous: Momen Bersejarah Prabowo dan Titiek Soeharto dalam Peresmian Kopdes Merah Putih
Next: Kaligrafer Indonesia Raih Penghargaan di Ajang Internasional Turki, Bawa Pulang Hadiah Ratusan Juta

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.