Berita Terbaru Indonesia
Oleh: Yusri Ramadhan, Pengajar PPM MBS Wanayasa, Banjarnegara
اِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ
Saudara-saudara Jumat yang dirahmati Allah
Waktu terus berjalan dan kehidupan tidak berhenti. Setiap hari, manusia disibukkan dengan berbagai kegiatan duniawi yang menguras energi dan pikiran. Dalam sehari, semua orang mendapatkan jatah waktu yang sama, yaitu 24 jam.
Tetapi, realitas dalam memanfaatkan waktu yang diberikan menunjukkan adanya perbedaan. Ada orang-orang yang berhasil memanfaatkan waktu dengan optimal. Sebaliknya, ada yang lalai dalam memanfaatkan waktu yang ada.
Dalam Islam, pembahasan tentang waktu tercantum di dalam Al-Qur’an dan juga terdapat dalam beberapa hadits Nabi Muhammad Saw. Dari berbagai ayat dan hadits yang menyinggung waktu, ini menunjukkan bahwa waktu sangat penting dalam kehidupan manusia. Selain itu, ini juga menjadi peringatan bagi manusia tentang pentingnya waktu.
