PBSI Berjanji Tingkatkan Fasilitas di Cipayung, Imbau BL Bersabar Menunggu Prestasi
Berita Terbaru Indonesia, JAKARTA — Di bawah kepemimpinan Fadil Imran, pengurus PBSI kini tengah berupaya memperbaiki kesalahan masa lalu. Pada era Fadil, Pelatnas Cipayung mendapatkan sejumlah fasilitas baru.
Perbaikan telah dilakukan dalam seleksi atlet dan perekrutan pelatih agar tidak didominasi oleh satu klub tertentu. Keterwakilan klub-klub di Pelatnas kini lebih baik untuk pemain dan pelatih. Pelatih berprestasi yang digantikan juga diganti dengan nama besar lainnya.
- Taufik Hidayat Berbicara tentang Evaluasi di PBSI, Masih Tahap Pelatih
- Tiga Wakil Tereliminasi dari Japan Open dan China Open 2025, Termasuk Apri/Febi
- Pengumuman Skuad, PBSI Targetkan 2 Gelar di Kejuaraan Junior Asia 2025
Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menerima kritik dari pecinta bulu tangkis (BL) Indonesia. Dia menyebut bahwa pengurus PBSI saat ini tetap sabar meski ada tekanan publik dan berusaha konsisten menjalankan program untuk memperbaiki kekurangan yang terlihat sepanjang tahun 2025 ini.
Ricky menyadari, tugas berat PBSI saat ini adalah menyiapkan pengganti yang tangguh untuk pemain senior yang semakin menua. Terlebih lagi, PBSI memiliki target besar untuk meraih emas di Olimpiade Los Angeles.
PBSI harus mampu memberikan kesempatan bermain yang cukup bagi atlet muda sambil mempertahankan performa pemain senior seperti Anthony Ginting atau ganda Fajar Alfian/Rian Ardianto yang masih bisa berprestasi.
Saat berbincang dengan Berita Terbaru Indonesia, Ricky menjelaskan kondisi Pelatnas Cipayung saat ini. Dia mengatakan bahwa sudah ada rencana perbaikan besar-besaran.
“Pelatnas Cipayung telah berdiri sejak 1992, sudah cukup lama. Secara kebutuhan, perlu renovasi. Sejak saya bermain, masih ada banyak yang dibutuhkan pelatnas, seperti gym, lantai lapangan yang sudah cukup tua, dan asrama. PBSI butuh yang lebih baik dari yang ada saat ini,” katanya.
Dia menambahkan, perbaikan secara besar-besaran sebenarnya sudah dijadwalkan pada bulan Agustus tahun ini. Pelatnas Cipayung akan direnovasi total. Ada dukungan dari pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Namun, program ini ternyata masih tertunda.
“Belum tahu kapan, saya harap tidak lama karena PBSI sangat membutuhkannya,” ujarnya.
Renovasi itu mencakup penambahan lapangan yang saat ini berjumlah 21. Kemudian renovasi kamar atlet dan sejumlah bangunan yang juga perlu diperbaiki. Selain itu, ada fasilitas untuk penerapan ilmu olahraga.
