Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Penambahan Pembangkit Listrik Fosil Menghalangi Pencapaian Energi Terbarukan di Indonesia
  • Berita

Penambahan Pembangkit Listrik Fosil Menghalangi Pencapaian Energi Terbarukan di Indonesia

Agus Haryanto Juli 22, 2025
penambahan-pembangkit-fosil-hambat-target-energi-terbarukan-indonesia

Penambahan Pembangkit Listrik Fosil Menghalangi Pencapaian Energi Terbarukan di Indonesia

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Dalam rencana pengurangan emisi yang baru (Second NDC), pemerintah menargetkan pengurangan emisi sebesar 43 persen pada 2030 dan 60 persen pada 2035. Namun, sektor energi yang berkontribusi 55 persen dari total emisi nasional hanya ditargetkan menyumbang 27 hingga 33 persen bauran energi terbarukan pada 2035.

Policy Strategist dari CERAH, Sartika Nur Shalati, berpendapat bahwa pemerintah seharusnya tidak hanya fokus pada peningkatan bauran energi terbarukan, tetapi juga menghentikan penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Dia mencatat, meskipun persentase bauran energi hijau meningkat, pemerintah masih menambah kapasitas energi fosil tanpa ada rencana pengurangan yang konkret dan signifikan.

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034, pemerintah masih menargetkan penambahan kapasitas pembangkit listrik fosil dari gas sebesar 10,3 GW dan dari PLTU sebesar 6,3 GW.

CERAH memperkirakan, jika dihitung menggunakan emission factor dan capacity factor rata-rata, tambahan kapasitas ini berpotensi menghasilkan sekitar 46 juta ton karbon dioksida per tahun. Jumlah ini jelas bertentangan dengan upaya dekarbonisasi sektor energi, kata Sartika, Senin (21/7/2025).

Angka tersebut, tambahnya, belum termasuk emisi dari pembangkit fosil yang sudah beroperasi maupun dari PLTU captive, yang diperkirakan mencapai 26 GW pada 2026. PLTU captive sebagian besar digunakan untuk memasok listrik ke fasilitas smelter nikel, bahan baku utama baterai kendaraan listrik.

RUPTL tidak menyajikan roadmap yang jelas terkait pengurangan bertahap (phase-down) pembangkit fosil, khususnya PLTU mana yang akan dipensiunkan. Bahkan program pensiun dini PLTU masih sangat terbatas, karena pertimbangan pendanaan menjadi faktor penentu utama, ujarnya.

Sartika mencatat hingga saat ini, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia baru mengonfirmasi hanya satu PLTU yang akan dipensiunkan, yakni PLTU Cirebon, menggunakan dana dari Asian Development Bank (ADB). Ia menyatakan, tanpa kebijakan pensiun dini yang menyeluruh, penambahan energi terbarukan justru berjalan berdampingan dengan ekspansi energi kotor, bukan sebagai pengganti.

Sartika menegaskan, transisi energi yang memberi ruang besar bagi bahan bakar gas sebagai “energi jembatan” justru berisiko menciptakan ketergantungan jangka panjang terhadap infrastruktur fosil yang memiliki masa pakai hingga 30 tahun ke depan.

Agar investasi ini tidak merugi, ada kecenderungan kuat dari pemerintah maupun pelaku usaha untuk terus memaksimalkan utilitasnya, ucapnya.

Akibatnya, transisi menuju energi terbarukan menjadi lambat karena energi bersih harus bersaing dengan infrastruktur lama yang sudah dibangun. Menurut Sartika, pemerintah terkesan lebih mementingkan pengembalian investasi dari PLTU sebelum dipensiunkan. Tanpa koreksi arah yang tegas, gas bukan lagi sekadar jembatan, tapi jalan buntu menuju ketergantungan baru yang berisiko mahal secara ekonomi dan lingkungan, ujarnya.

Continue Reading

Previous: Kemenkop Perkenalkan 80 Ribu Koperasi Merah Putih, Berikut 5 Strategi Pelaksanaannya
Next: Gudang Ritsleting di Bandung Barat Hangus Terbakar

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.