Penyebab Meninggalnya Ozzy Osbourne Terungkap Serangan Jantung
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Setelah dua minggu berlalu, penyebab wafatnya Ozzy Osbourne, vokalis dari Black Sabbath, akhirnya diketahui. Sertifikat kematiannya menunjukkan bahwa serangan jantung adalah penyebab utama kepergiannya.
Legenda heavy metal ini diketahui juga menderita penyakit Parkinson dan gangguan jantung koroner yang memperparah kondisinya. Dokumen kematian diserahkan ke kantor catatan sipil di London oleh putrinya, Aimee Osbourne.
Ozzy Osbourne, yang berusia 76 tahun, meninggal pada 22 Juli 2025 di kediamannya di Chalfont St Giles, Buckinghamshire. Pada hari yang sama, sebuah ambulans udara dilaporkan datang ke tempat tersebut.
Upacara pemakaman diadakan secara tertutup di halaman rumahnya di Inggris. Musisi terkenal seperti Elton John dan anggota Metallica turut hadir. Sebelumnya, jenazah Osbourne diarak melewati kota asalnya, Birmingham, dalam prosesi yang dihadiri ribuan penggemar.
Selama prosesi ini, keluarga Osbourne berhenti di Jembatan Black Sabbath, tempat penggemar berkumpul. Sharon Osbourne terlihat emosional sambil memegang cincin milik suaminya yang digantung di kalung. Ketiga anaknya, Jack, Kelly, dan Aimee, juga turut hadir.
Beberapa minggu sebelum meninggal, Ozzy Osbourne tampil dalam konser amal di Birmingham. Acara tersebut bertujuan mengumpulkan dana untuk Cure Parkinson’s, Birmingham Children’s Hospital, dan Acorns Children’s Hospice, dan disebut sebagai salah satu konser amal paling sukses dari sisi finansial.
Namun, kondisi kesehatannya saat tampil menarik perhatian. Geezer Butler, rekan Osbourne di Black Sabbath, menyebutkan bahwa Ozzy terlihat sangat lemah dan tampil sambil duduk.
“Dia dibantu oleh dua orang dan seorang perawat untuk masuk ke ruang latihan. Dia menggunakan tongkat yang dihiasi batu permata,” kata Butler. “Butuh waktu bagi kami untuk menyadari bahwa dia lelah hanya setelah menyanyikan enam atau tujuh lagu,” tambahnya.
Kelly Osbourne, putri Ozzy, juga membagikan pesan haru melalui Instagram pada 4 Agustus. Dia berterima kasih atas dukungan dan cinta yang diberikan oleh para penggemar.
“Kami sangat berduka, tetapi mengetahui bahwa kami tidak sendirian sangat berarti bagi kami. Aku akan terus memegang erat cinta, cahaya, dan warisan yang ditinggalkan ayahku,” katanya.
