Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Penyelidikan Polisi terhadap Kasus Pelajar Meninggal di Lombok Akibat Dugaan Bullying
  • Berita

Penyelidikan Polisi terhadap Kasus Pelajar Meninggal di Lombok Akibat Dugaan Bullying

Andi Pratama Agustus 4, 2025
polisi-dalami-kasus-pelajar-tewas-diduga-dampak-bullying-di-lombok

Polisi Selidiki Kasus Kematian Pelajar Diduga Karena Bullying di Lombok

BERITA TERBARU INDONESIA, LOMBOK TENGAH – Satreskrim Polres Lombok Tengah, NTB melakukan penyelidikan terhadap kasus seorang pelajar berusia 13 tahun yang meninggal dunia. Kematian ini diduga akibat perundungan atau bullying oleh teman sekolahnya. Kejadian bermula ketika korban dan pelaku terlibat pertengkaran setelah sebelumnya saling bully di asrama sekolah mereka, sebuah pondok pesantren di Kecamatan Janapria, pada Minggu (3/8/2025).

“Korban meninggal dunia akibat perkelahian tersebut. Ia ditendang oleh pelaku dan kepalanya terbentur tembok, yang menyebabkan kematiannya,” ujar Aiptu Pipin Setyaningrum, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Lombok Tengah, Senin (4/8/2025).

Setelah kejadian itu, korban sempat dibawa ke puskesmas, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Menyusul kejadian tersebut, polisi telah memanggil terduga pelaku, pimpinan pondok pesantren, dan keluarga korban untuk memberikan keterangan.

Meski terduga pelaku masih di bawah umur dan belum ditahan, pihak keluarga korban telah menerima peristiwa ini sebagai musibah. “Kasus ini adalah delik murni, bukan delik aduan, sehingga tetap dilakukan proses hukum,” tambahnya.

Menurut undang-undang, terduga pelaku dapat dikenai pasal 80 ayat 3 yang menyebabkan kematian, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara. “Proses hukum tetap berjalan meskipun keluarga belum membuat laporan resmi,” jelasnya.

“Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari puskesmas untuk langkah selanjutnya,” tambahnya.

Dengan adanya kasus ini, pihaknya mengimbau masyarakat dan orang tua untuk lebih waspada terhadap anak-anak, agar kejadian serupa tidak terulang. “Kami mengimbau masyarakat dan para guru untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak di rumah maupun di sekolah,” katanya.

Continue Reading

Previous: Liga Muslim Dunia Memperkenalkan Inisiatif Pembacaan Alquran Digital Global di Makkah
Next: Apakah Sholat Dapat Menghapus Seluruh Dosa Kita?

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.