Politisi Golkar: Presiden Prabowo Berkomitmen Mendukung UMKM untuk Pertumbuhan Ekonomi
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Abdul Rahman Farisi, Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, menyambut baik kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menilai langkah strategis yang diambil pemerintah menjadi katalisator penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Visi kebijakan penguatan UMKM yang diusung Presiden Prabowo adalah langkah yang sangat tepat untuk memperkuat dasar ekonomi kerakyatan. Dengan adanya stimulus seperti penghapusan piutang macet dan percepatan digitalisasi UMKM, kita akan melihat lebih banyak usaha kecil yang dapat bertumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ujar Abdul Rahman saat berbicara di acara Sarasehan UMKM Bangkit, Indonesia Maju, di Jakarta, Rabu (21/5/2025).
Abdul Rahman menekankan pentingnya kesinambungan dan integrasi UMKM ke dalam rantai pasok industri nasional. Menurutnya, hal ini akan memberikan efek domino positif bagi perekonomian secara keseluruhan.
“UMKM yang semakin kuat akan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memperkuat basis ekonomi lokal. Ini adalah langkah nyata menuju kemandirian ekonomi Indonesia,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mantan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini juga menyoroti kebijakan perlindungan produk lokal di platform pasar online sebagai strategi penting dalam menjaga daya saing UMKM di tengah persaingan global. Partai Golkar, katanya, mendukung penuh kebijakan tersebut karena dinilai mampu membantu pelaku usaha kecil bertahan dan berkembang di era ekonomi digital.
Berkenaan dengan kebijakan penghapusan piutang macet UMKM, Farisi menyebutnya sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap ekonomi rakyat.
“Dengan dihapuskannya kredit macet, para pelaku UMKM kini memiliki kesempatan untuk bangkit dan menjalankan kembali usahanya tanpa beban finansial yang menjerat. Ini adalah langkah konkret yang memberikan harapan baru bagi jutaan pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Farisi juga menyoroti kebijakan afirmatif lain yang dinilai progresif, seperti pemberian hak penunjukan langsung kepemilikan IUP Pertambangan kepada pelaku UMKM, serta legalisasi sumur minyak rakyat yang diprakarsai oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
“Kebijakan ini membuka peluang bagi UMKM untuk masuk ke sektor-sektor strategis seperti pertambangan dan migas. Ini bukan hanya soal diversifikasi usaha, tapi juga tentang pemberdayaan ekonomi rakyat dalam skala yang lebih luas,” ujarnya.
Farisi berharap agar implementasi kebijakan-kebijakan tersebut terus diperkuat dan diawasi secara konsisten, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pelaku UMKM di seluruh pelosok tanah air.
“Pemerintah telah menunjukkan komitmen kuat terhadap ekonomi kerakyatan. Ini adalah momentum yang harus kita jaga dan maksimalkan bersama-sama,” pungkasnya.
