Peningkatan 55 Persen pada Produksi Listrik Bersih Pertamina
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) mengalami peningkatan signifikan dalam produksi listrik bersih sepanjang tahun 2024. Melalui Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE), total produksi listrik mencapai 8.475 GWh, mengalami peningkatan sekitar 55 persen dibandingkan tahun 2023.
Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha Pertamina, A. Salyadi Dariah Saputra menjelaskan bahwa peningkatan ini terutama didorong oleh beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa Satu yang berkapasitas 1.760 megawatt (MW).
“Operasionalisasi PLTGU Jawa Satu menjadi langkah penting dalam portofolio energi Pertamina. Ini sekaligus menegaskan komitmen kami dalam mendukung transisi energi melalui pembangkit yang rendah emisi,” jelas Salyadi.
Pertamina tidak hanya mengandalkan PLTGU, tetapi juga terus mengembangkan energi terbarukan lainnya, termasuk PLTP Geothermal, PLTS Rokan, serta pembangkit listrik tenaga surya dan uap yang dipasang di seluruh unit Kilang Pertamina.
Melalui entitas di bawah PNRE, perusahaan aktif mengeksplorasi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan panas bumi (geothermal). Langkah ini dilakukan dengan bermitra dengan sejumlah mitra strategis baik dari dalam maupun luar negeri.
“PNRE terus memperluas kerja sama dengan mitra terpercaya, baik lokal maupun global, untuk memperkuat infrastruktur pembangkit yang ramah lingkungan,” tambah Salyadi.
Ekspansi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pertamina untuk mempercepat bauran energi bersih dan mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060.
