Inisiatif Beasiswa Pelindo Prestasi untuk Peningkatan Keterampilan Industri Mahasiswa
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyalurkan beasiswa kepada 60 mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan melalui skema Pelindo Prestasi, yang juga mencakup pelatihan keterampilan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja setelah lulus.
Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, menekankan bahwa langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan tinggi yang inklusif dan sesuai dengan kebutuhan industri. “Kami berharap penerima beasiswa dapat mengasah potensi akademik mereka sekaligus memahami tantangan dunia kerja,” ungkapnya, Senin (4/8/2025).
Peluncuran program ini ditandai dengan upacara inagurasi di Kampus Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI), Ciawi, Bogor. Selain pemberian beasiswa secara simbolis, peserta juga mengikuti pelatihan tahap awal sebagai bagian dari pembinaan selama empat semester.
Arif juga menyatakan bahwa mahasiswa sekarang memiliki akses informasi yang sangat luas. Namun, kelimpahan informasi ini dapat menyebabkan kelelahan mental dan pemahaman yang dangkal. “Penguatan soft skill seperti komunikasi, kreativitas, dan empati sama pentingnya dengan prestasi akademik,” jelasnya.
Beasiswa ini diberikan dalam bentuk subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp 3 juta per semester mulai dari semester lima hingga delapan. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan bantuan biaya penyusunan skripsi sebesar Rp 3 juta pada semester akhir.
Selain dukungan finansial, peserta mengikuti pelatihan daring dan sesi mentoring setiap semester. Materi pelatihan mencakup keterampilan komunikasi, penulisan akademik, dan persiapan kerja. Sementara itu, sesi mentoring menitikberatkan pada pendampingan tugas akhir dan pengembangan karier.
Direktur SDM dan Umum Pelindo, Dwi Fatan Lilyana, menyatakan banyak lulusan universitas yang belum memenuhi kebutuhan industri, terutama di sektor maritim dan logistik. “Oleh karena itu, Pelindo membentuk jalur pembinaan sejak mahasiswa masih berkuliah,” ujarnya.
Menurut Lilyana, investasi dalam pendidikan akan memberikan efek ganda, menciptakan individu unggul, memperkuat daya saing bangsa, dan mendorong pertumbuhan industri secara kolektif.
Seluruh penerima beasiswa telah melalui proses seleksi administratif, asesmen, dan wawancara dari Maret hingga Juni 2025. Mereka berasal dari delapan universitas negeri, dipilih berdasarkan prestasi akademik dan potensi diri.
Program ini adalah bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo yang merujuk pada arahan Kementerian BUMN. Pendidikan menjadi salah satu dari tiga prioritas TJSL, selain lingkungan dan pengembangan UMKM.
“Melalui program ini, kami ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya berpendidikan tinggi, tetapi juga siap membangun sektor logistik nasional yang lebih kompetitif. Bangsa ini terlalu besar untuk disuarakan oleh suara yang biasa,” tutup Lilyana.
