Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • PSPP UMJ Dukung Nelayan Kampak dengan Kilang Multifungsi dan Terowongan Garam
  • Berita

PSPP UMJ Dukung Nelayan Kampak dengan Kilang Multifungsi dan Terowongan Garam

Maya Lestari Juni 17, 2025
pspp-umj-fasilitasi-nelayan-kampak-dengan-kilang-multifungsi-dan-tunnel-garam

PSPP UMJ Dukung Nelayan Kampak dengan Kilang Multifungsi dan Terowongan Garam

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Pusat Studi Perbatasan dan Pesisir (PSPP) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) memberikan dukungan dan pendampingan kepada nelayan Kampak di Desa Sebubus melalui pembangunan Kilang Multifungsi dan Terowongan Garam.

Rumah garam ini dibangun sebagai hasil dari diskusi terkait pemberdayaan masyarakat pesisir perbatasan di Sambas antara PSPP UMJ dan pakar kelautan Rokhmin Dahuri.

Bersama Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia, PSPP UMJ membangun kilang multifungsi untuk membantu nelayan menangkap dan mengolah ubur-ubur pada tahun 2023.

Setiap musim ubur-ubur tiba, nelayan memerlukan setidaknya 80 ton garam per kilang untuk proses pengolahan hingga siap jual. Namun, sering kali garam yang dibutuhkan untuk mengolah ubur-ubur tidak mencukupi.

Rokhmin Dahuri, yang juga merupakan anggota DPR, menyarankan PSPP UMJ untuk mendirikan rumah garam.

Menindaklanjuti saran tersebut, PSPP UMJ melakukan penelitian potensi pembangunan rumah garam dan kemudian, bersama Direktorat Jasa Bahari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melakukan survei di pesisir Paloh mulai dari Desa Temajuk hingga Sebubus.

Akhirnya, kedua pihak menyepakati pembangunan rumah garam di area Kilang Multifungsi yang dimulai pada November 2024 dan diserahkan kepada para nelayan pada 7 Desember 2024.

PSPP UMJ dan nelayan melakukan berbagai eksperimen serta uji coba selama tiga bulan, hingga garam mulai terbentuk pada bulan April.

Wibowo, pendamping teknis PSPP UMJ, memberikan pendampingan selama tiga bulan hingga menemukan cara mempercepat pembentukan garam dengan kualitas baik.

Pada bulan keempat, Mei 2025, nelayan mulai memanen garam. PSPP UMJ membangun rumah penirisan garam agar mencapai tingkat kekeringan optimal. Garam tersebut kini sedang diuji di laboratorium untuk mendapatkan kadar NaCl-nya.

Ketua PSPP UMJ, Dr. Endang Rudiatin, M.Si, menyatakan bahwa uji coba pembuatan garam dilakukan seiring dengan uji coba untuk pengawetan ubur-ubur.

“Kami menguji kadar garamnya sekaligus menguji ubur-ubur yang sudah diolah menjadi salted jellyfish,” ujarnya dalam keterangan Selasa (17/6/2025).

Lebih jauh, Endang menjelaskan bahwa pada 17 Juni 2025, telah dilakukan pendampingan pembuatan kerupuk dan bakso ubur-ubur sebagai bagian dari hilirisasi produk mentah.

PSPP UMJ membentuk dua kelompok UMKM dari perempuan Dusun Ceremai. Kedua kelompok ini didampingi dalam pembuatan kerupuk dan bakso berbahan dasar ubur-ubur, serta diberikan pelatihan pengemasan, pembuatan merek, dan logo.

“Keterampilan berwirausaha akan kami berikan secara bertahap, termasuk cara menghitung harga pokok produksi, strategi pemasaran, dan membuat promosi. Semua kegiatan kewirausahaan ini dilakukan di Kilang Multifungsi,” jelasnya.

Endang berharap kelompok UMKM ini dapat mulai berproduksi secara rutin dan membangun rumah produksi dengan peralatan yang lengkap.

Kepala Desa Sebubus, Irpan Riyadi, mengapresiasi pemberdayaan masyarakat desanya yang telah berlangsung sejak 2022 hingga saat ini.

“Saya berharap PSPP juga melakukan pemberdayaan di dusun lain yang memiliki potensi untuk berkembang, seperti Dusun Jerujuk,” ujarnya.

Continue Reading

Previous: Menguji Ketahanan dan Daya Tahan, Baterai Chery Super Hybrid Diuji dalam Air Laut Selama 48 Jam di PIK 2
Next: Fadli Zon: Realitas Kekerasan Seksual Mei 1998, ‘Massal’ Masih Butuh Bukti

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.