Rans Simba dan Pelita Jaya Memaksakan Game 3 di Semifinal IBL 2025
BERITA TERBARU INDONESIA,
Rans Simba dan Pelita Jaya Memaksakan Game 3 Semifinal IBL
- Kalahkan Satria Muda, Pelita Jaya Memaksakan Game 3 Semifinal IBL 2025
- Setelah Dikalahkan Dewa United dengan Skor Telak, Rans Simba Bertekad All Out di Game 2 Semifinal IBL
- Rans Simba Bogor Tidak Ingin Hanya Berhenti di Empat Besar IBL
TANGERANG — Rans Simba Bogor dan Pelita Jaya Jakarta sama-sama berhasil membawa pertandingan ke game 3 atau game penentu di semifinal IBL 2025. Rans Simba memenangkan pertandingan melawan Dewa United dengan skor 95-89 pada game 2 yang berlangsung di Dewa United Arena, Tangerang. Sementara itu, Pelita Jaya meraih kemenangan dengan skor 92-85 di GOR Soemantri Brodjonegoro pada Sabtu malam.
Rans Simba sempat kesulitan setelah kalah dengan skor 69-100 di game 1. Mereka tertinggal 35-48 pada awal game 2, namun kebangkitan di kuarter ketiga menjadi momentum bagi tim besutan Anthony Garbelotto untuk memenangkan pertandingan tersebut.
Devon Van Oostrum mencetak 30 poin, 11 assist, dan delapan rebound untuk membantu Rans Simba menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dalam seri best of three IBL 2025. Van Oostrum bersama Kenyon Joseph Buffen, yang bermain selama 40 menit, menjadi kunci kemenangan. Buffen menyumbangkan 32 poin dan 10 rebound, sementara Aaron Fuller menambahkan 22 poin dan enam rebound.
Dewa United sempat memimpin dengan selisih 13 poin (48-35) saat istirahat dan tampak akan menang mudah saat memimpin 71-67 di akhir kuarter ketiga. Namun, Rans berhasil bangkit dan memimpin 76-73 di kuarter keempat berkat permainan apik Van Oostrum dan Buffen.
Dari 28 poin yang dihasilkan Rans di kuarter keempat, 18 di antaranya dicetak oleh Van Oostrum yang berhasil memasukkan empat tembakan tiga angka. Van Oostrum mencetak 10 dari 23 tembakan, termasuk enam tembakan tiga angka dari 16 percobaan.
Dewa United memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan di sisa 57 detik terakhir ketika layup Lester Prosper mendekatkan mereka pada kedudukan 87-89. Namun, Van Oostrum kembali mencetak poin untuk menjauhkan kedudukan menjadi 91-78, dan pelatih Pablo Favarel tidak mengambil time out saat waktu tersisa 37 detik.
Keputusan ini berakibat fatal karena bola kemudian berbalik dikuasai Rans setelah Prosper melakukan kesalahan oper yang dicuri oleh Surliyadin, yang langsung memberikan bola kepada Buffen untuk menjadikan kedudukan 93-87.
Joshua Ibarra menjadi pemain terbaik Dewa United dengan mencetak 23 poin dan 16 rebound, diikuti oleh Jordan Adams dengan 22 poin, sembilan rebound, dan empat assist. Sementara itu, Lester Prosper dan Kaleb Ramot Gemilang masing-masing menambah 16 dan 12 poin.
Game 3 atau terakhir akan kembali berlangsung di Dewa United Arena pada Ahad malam.
Dalam pertandingan lainnya, Pelita Jaya tampil gemilang dengan membalas kekalahan sebelumnya dengan margin 20 poin di game 1. Memanfaatkan keuntungan bermain di kandang, juara IBL 2024 itu tampil dominan dan tidak pernah tertinggal, dengan keunggulan tertinggi mencapai 37 poin.
Agassi Goantara memimpin perolehan poin untuk Pelita Jaya dengan 17 poin, Jerome Beane menambahkan 16 poin, KJ McDaniels mencatatkan double-double dengan 15 poin dan 11 rebound, Vincent Kosasih menyumbang 12 poin, dan Jeffree Whitey menambah 10 poin serta 8 rebound.
Dari pihak Satria Muda, hanya pemain asing Artem Pustoyvi yang berhasil mencetak dua digit angka dengan 11 poin. Shanon Evans hanya mencapai akurasi 9 persen dengan 1 dari 11 tembakan masuk, serta semua tujuh tembakan tiga angkanya gagal, Amine Noua berhasil memasukkan 2 dari 12 tembakan, dan pemain andalan SM lainnya Abraham Damar Grahita terbatas pada tiga kali percobaan tembakan sepanjang pertandingan.
Pertandingan ketiga antara Pelita Jaya dan Satria Muda akan kembali digelar di GOR Soemantri Bodjonegoro pada Ahad malam.
