Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Ekonomi
  • Mengundurkan Diri dari Sektor Migas, Hadi Beralih Menjadi Petani dengan Omzet Ratusan Juta
  • Ekonomi

Mengundurkan Diri dari Sektor Migas, Hadi Beralih Menjadi Petani dengan Omzet Ratusan Juta

Andi Pratama Agustus 2, 2025
resign-dari-industri-migas-hijrah-menjadi-petani-hadi-nikmati-omzet-ratusan-juta

Mengundurkan Diri dari Sektor Migas, Hadi Beralih Menjadi Petani dengan Omzet Ratusan Juta

BERITA TERBARU INDONESIA, KUTAI KERTANEGARA — Berkarya selama 13 tahun di industri minyak dan gas (migas) biasanya membuat seseorang enggan berpindah jalur. Namun, Hadi Sugianto, pria berusia 45 tahun asal Kalimantan Timur, memilih meninggalkan profesinya untuk mendalami dunia pertanian sejak pandemi Covid-19 melanda pada tahun 2020.

Lima tahun berlalu, keputusan tersebut membuahkan hasil yang memuaskan. Saat ini, Hadi mengelola enam hektar lahan padi di Desa Bukit Raya, Kecamatan Samboja, Kalimantan Timur. Hadi bahkan mampu meraih omzet mencapai ratusan juta rupiah setiap kali panen.

“Jika kita serius menggeluti bidang pertanian, ternyata penghasilannya bisa lebih besar dibandingkan bekerja di perusahaan. Alhamdulillah, sekarang saya bisa membeli mobil dan peralatan pertanian seperti bajak,” ungkap salah satu petani binaan program Agrosolution dari PT Pupuk Kaltim tersebut dalam sebuah keterangan tertulis.

Sebelum terjun ke dunia pertanian, Hadi bekerja sebagai karyawan di perusahaan pengeboran migas yang beroperasi di Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Meskipun gajinya mencukupi untuk menghidupi delapan anggota keluarganya, Hadi merasa penghasilannya stagnan dan tidak memberikan peluang untuk berkembang.

Pada tahun 2020, ia memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya dan mencoba peruntungan sebagai petani. Dengan tekad dan dukungan dari keluarga, Hadi mulai mengelola lahan milik mertua serta meminjam dua hektar lahan milik tetangga untuk ditanami padi.

Langkah awal Hadi sebagai petani tidaklah mudah. Pada musim panen pertama, ayah dari empat anak ini hanya mampu memanen sekitar 30% dari total lahan yang dikelola. Penghasilannya saat itu hanya cukup untuk menutupi biaya produksi dan kebutuhan sehari-hari. “Saat itu saya hampir putus asa, kenapa hasil pertanian hanya segini saja,” kenangnya.

Continue Reading

Previous: Menemukan Arti Kehidupan Melalui Ibadah: Jadwal Sholat di Makassar – 2 Agustus 2025
Next: Dewa United Banten Mengumumkan Perpisahan dengan Pelatih Pablo Favarel

Related News

  • Ekonomi

Peningkatan Premi BRI Insurance Mencapai 13,3 Persen

Intan Permatasari Agustus 11, 2025
  • Ekonomi

Pesanan Naik 113 Persen di GIIAS 2025, Chery Sasar Pasar Bandung dengan Produk Baru di Mall PVJ

Rina Kartika Agustus 11, 2025
konsesi-pelabuhan-saatnya-investasi-berbicara-lebih-dari-sekadar-angka
  • Ekonomi

Konsesi Pelabuhan: Waktu untuk Investasi Membuktikan Diri Lebih dari Sekadar Angka

Intan Permatasari Agustus 10, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.