Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Kemarahan Pelaku Pariwisata Saat Dedi Mulyadi Berkunjung ke Yogya
  • Berita

Kemarahan Pelaku Pariwisata Saat Dedi Mulyadi Berkunjung ke Yogya

Rina Kartika Agustus 10, 2025
saat-pelaku-pariwisata-murka-ketika-dedi-mulyadi-datang-ke-yogya

Kemarahan Pelaku Pariwisata Saat Dedi Mulyadi Berkunjung ke Yogya

BERITA TERBARU INDONESIA, SLEMAN — Saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tiba di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang ia dapatkan bukanlah sambutan hangat, melainkan kritikan pedas dari pelaku wisata yang merasa dirugikan oleh kebijakan pelarangan study tour di Jabar yang diberlakukan oleh Dedi Mulyadi. Dampaknya, sektor pariwisata di Yogya mengalami kelesuan.

Berbagai spanduk berisi sindiran keras terlihat di berbagai sudut strategis Sleman. Spanduk-spanduk tersebut mengungkapkan kekecewaan terhadap kebijakan yang melarang study tour ke luar daerah, menjadikan mereka sebagai ‘gapura selamat datang’ untuk mantan bupati Purwakarta tersebut.

  • Pekerja Pariwisata akan Kembali Berdemo Terkait Study Tour, Dedi Mulyadi: Silakan Saja
  • Spanduk Penolakan di Yogyakarta, Dedi Mulyadi Menyatakan: Bukan Penolakan, Melainkan Sambutan Gembira
  • Isu Sekolah Baru di Jabar, Dedi Mulyadi Menyindir Ridwan Kamil?

Menurut BERITA TERBARU INDONESIA, setidaknya ada tiga spanduk yang masih terpasang di simpang empat Monumen Jogja Kembali (Monjali), simpang empat Kentungan, dan area UPNV Yogyakarta. Masing-masing menuliskan “Selamatkan Pariwisata dari Gubernur Pencitraan KDM”, “KDM Sudahi Pencitraanmu, Perekonomian Wisata Gulung Tikar Karena Ulahmu!” dan “KDM Gubernur Konten Jangan Jadikan DIY Sebagai Bahan Kontenmu !!!”.

Selain sindiran, spanduk tersebut juga menggambarkan Dedi Mulyadi yang tampak asyik dengan ponselnya. Ketiga spanduk ini mencantumkan nama Forum Wisata Jogja Jateng sebagai penggagasnya.

Spanduk-spanduk tersebut mulai terlihat sejak 5 Agustus 2025, bertepatan dengan kunjungan Dedi Mulyadi ke Sleman untuk menghadiri Konser Kebangsaan dalam rangka Milad ke-13 Pondok Pesantren Ora Aji milik Gus Miftah. Namun, hingga saat ini, spanduk-spanduk itu masih terpasang.

Protes ini merupakan lanjutan dari penolakan terhadap kebijakan larangan study tour yang sebelumnya telah disuarakan oleh para pemilik bus pariwisata. Kini, pelaku wisata DIY juga menyatakan keberatan mereka, karena kebijakan tersebut mengurangi kunjungan pelajar asal Jawa Barat, yang selama ini menjadi salah satu pasar potensial wisata pendidikan di Yogyakarta.

BERITA TERBARU INDONESIA berusaha mendapatkan keterangan dari Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi terkait spanduk tersebut. Sayangnya, dia tidak memberikan banyak komentar.

Imam menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa mencampuri kebijakan yang dibuat oleh pemerintah daerah lain. “Pada prinsipnya, kami tidak dapat memengaruhi kebijakan yang telah diambil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat berdasarkan kondisi yang berkembang di wilayahnya,” ujar Imam, saat dihubungi Kamis (7/8/2025) malam.

Meskipun demikian, komunikasi antarwilayah tetap dilakukan, khususnya dalam upaya promosi bersama melalui program Mitra Praja Utama. “Kami tetap berkomunikasi dengan Kadispar Provinsi Jabar di bawah payung kerja sama Mitra Praja Utama dalam bentuk kerja sama promosi destinasi wisata karena tentunya masih ada potensi wisatawan dari Jawa Barat yang bukan study tour,” jelasnya.

Continue Reading

Previous: Yogyakarta Menjadi Lokasi Penutup Road to Milo Activ Indonesia Race 2025, 4.200 Pelari Berpartisipasi
Next: Dasar Hukum Mengenakan Jilbab

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.