Tiga Puluh Siswa SMA UII Menerima Beasiswa dari YBW UII dan UII
BERITA TERBARU INDONESIA, YOGYAKARTA — Pada Kamis (8/5/2025), SMA Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan pertemuan penting bagi para orang tua siswa calon penerima beasiswa dari Yayasan Badan Wakaf (YBW) UII dan UII. Acara yang berlangsung di Ruang AVA SMA UII Yogyakarta ini dihadiri oleh kepala sekolah, perwakilan universitas, yayasan, serta orang tua siswa.
Kepala sekolah SMA UII, Maman Surakhman, mengumumkan bahwa 30 siswa telah terpilih untuk mendapatkan beasiswa setelah melalui proses seleksi ketat yang menilai sikap, perilaku, prestasi akademik dan non-akademik, serta keaktifan organisasi selama tiga tahun terakhir.
“Para siswa yang terpilih menunjukkan konsistensi dan dedikasi tinggi. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal,” ujar Maman.
Maman juga mengumumkan bahwa belum lama ini SMA UII mendapatkan penghargaan sebagai sekolah terbersih dari Wali Kota Yogyakarta. Penyerahan kembali siswa kepada orang tua akan dilakukan pada 10 Mei 2025 tanpa ada seremoni wisuda.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni UII, Rohidin, menyatakan bahwa UII termasuk dalam kategori perguruan tinggi ‘sehat’ menurut indikator nasional. Indikator ini termasuk tingginya animo pendaftar, rasio dosen dan mahasiswa yang ideal, kurikulum yang adaptif terhadap pasar kerja, serta akreditasi unggul pada mayoritas program studi.
“Setiap tahun, UII menyediakan beasiswa internal hingga 20 miliar rupiah bagi mahasiswa berprestasi yang kurang mampu secara ekonomi, selain beasiswa pemerintah seperti KIP. Ini termasuk beasiswa tahfiz, prestasi akademik, hingga beasiswa khusus dari unit usaha Yayasan,” jelas Rohidin.
Ketua Umum YBW UII, Suparman Marzuki, yang juga hadir dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa YBW UII membawahi berbagai satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga universitas, serta mengelola unit usaha seperti Rumah Sakit JIH, Hotel Syariah Malioboro, koperasi, hingga apotek. Semua hasil usaha tersebut digunakan untuk mendukung pembiayaan pendidikan.
“Jangan pernah merasa rendah diri karena latar belakang ekonomi. Dengan niat, visi, dan kerja keras, insya Allah jalan menuju kesuksesan akan terbuka lebar,” ucap Suparman memberikan semangat kepada siswa dan orang tua.
Pertemuan ini menjadi momen penting untuk memperkuat kerja sama antara sekolah, yayasan, dan orang tua dalam mendukung generasi muda berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan dukungan penuh beasiswa.
