Selalu Melibatkan Allah
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Dalam menjalani kehidupan ini, sebagai khalifah Allah di muka bumi (QS al-Baqarah: 30), kita sudah sepatutnya mematuhi semua perintah-Nya, menjauhi segala larangan-Nya, dan menerima segala ketetapan-Nya, agar dapat selamat baik di dunia maupun akhirat. Dalam semua aktivitas kita, baik yang bersifat ritual maupun nonritual, penting untuk selalu melibatkan Allah.
Terlebih lagi, dalam dunia modern saat ini yang cenderung kompleks, berubah dengan cepat, dan penuh ketidakpastian, sering kali digambarkan dengan istilah VUCA (volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity) dan BANI (brittle, anxious, non-linear, dan incomprehensible).
- Cara Setan Memperdaya Ahli Ibadah
- Ombudsman: Pungli SPMB Masih Marak
- Benturkan Rakyat-Pemimpin Iran? Menhan Israel ‘Jilat Ludah’ Sendiri
Pertanyaan mendasar adalah bagaimana cara melibatkan Allah dalam aktivitas sehari-hari kita? Berdasarkan berbagai sumber, penulis mencoba merangkum beberapa cara untuk melibatkan Allah, yaitu sebagai berikut.
Pertama, sebagai dasar agar selalu ingat kepada Allah dalam setiap situasi. Ini sejalan dengan prinsip ihsan, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis sahih. Kita harus selalu berusaha mengenal Allah dengan lebih baik; yaitu dengan terus meningkatkan kualitas dan kapasitas iman, ilmu, dan ibadah kita.
Kedua, niatkan sebelum melakukan aktivitas bahwa semuanya untuk mencari keridhaan Allah. Hal ini sesuai dengan pesan Rasulullah SAW: ‘Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya’ (HR Bukhari: 6439).
