Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Pesantren di DIY Didorong Transformasi, Santri Diharapkan Memperkuat Ekonomi
  • Berita

Pesantren di DIY Didorong Transformasi, Santri Diharapkan Memperkuat Ekonomi

Dedi Saputra Agustus 9, 2025

Pesantren di DIY Didorong Transformasi, Santri Diharapkan Memperkuat Ekonomi

BERITA TERBARU INDONESIA, BANTUL — Peran pesantren dalam sejarah pendidikan dan dakwah di Indonesia kini diarahkan agar berkontribusi lebih besar dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP), pesantren di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) didorong untuk bertransformasi guna menghadapi tantangan zaman.

Sekretaris FPTP sekaligus Wakil Ketua DPRD DIY, Umaruddin Masdar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertemu Gubernur DIY untuk membahas program strategis FPTP yang akan dilaksanakan. Dalam waktu dekat, FPTP akan mengadakan diskusi bertema “Konferensi Regional Pesantren: Transformasi Kemandirian dengan Adaptasi dan Inovasi”. Sekitar 300 pengasuh dan kepala sekolah pesantren di DIY diharapkan hadir dalam acara tersebut.

“Sekitar 300 pengasuh dan kepala sekolah atau madrasah di lingkungan pesantren se-DIY akan bersama-sama mendiskusikan cara agar pesantren bisa terus beradaptasi dan berorientasi dengan perubahan zaman sehingga pesantren ke depan tetap eksis dan berdaya,” ujarnya, Kamis (7/8/2025).

Transformasi pesantren ini berjalan seiring dengan Perda DIY Nomor 10 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, yang mendukung pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Jika potensi pesantren dimaksimalkan, dampaknya terhadap pengentasan kemiskinan bisa signifikan, mengingat pesantren di DIY tersebar luas, terutama di daerah pedesaan.

Hal ini dianggap sebagai kekuatan dalam membangun konektivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

“Ketika jumlah pesantren ada 42 ribu, jika setiap pesantren memberdayakan 50 orang di sekitarnya, itu sudah banyak yang bisa diangkat dari kemiskinan. 300 ribu orang bisa diberdayakan oleh pesantren karena dampak ekonominya yang luas,” ungkapnya.

“Kita ingin memperkuat kemandirian dan adaptasi pesantren sehingga pesantren bisa terus eksis dan memberdayakan masyarakat,” tambahnya.

Selain pemberdayaan ekonomi, FPTP juga mendorong penguatan karakter dan adaptasi pesantren terhadap dinamika sosial serta perkembangan teknologi. Penasihat FPTP sekaligus Ketua PWNU DIY, Dr KH Ahmad Zubdi Muhdlor, menyambut baik inisiatif transformasi ini dan berharap konferensi FPTP menjadi awal dari inovasi strategis di lingkungan pesantren.

Ia juga menyatakan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, baik dari sisi keagamaan maupun kontribusi terhadap ekonomi kerakyatan dan nasionalisme.

“Konferensi besok diharapkan menjadi momen penguatan lebih lanjut terhadap peran pesantren. Peran pesantren tidak hanya satu atau dua, tetapi sebagai lembaga perjuangan dakwah untuk meningkatkan patriotisme serta perekonomian masyarakat,” ucapnya.

Transformasi Pesantren Juga Sasar Kurikulum

Ketua FPTP sekaligus Pengasuh Pesantren Krapyak, KH M Nilzam Yahya, menjelaskan bahwa transformasi mencakup banyak aspek, termasuk inovasi kurikulum dan penguatan ekonomi pesantren.

Ia menekankan pentingnya pendampingan agar transformasi berkelanjutan.

“Transformasi bisa terus berjalan, dan ini adalah upaya yang tidak harus selesai hari ini, tetapi harus terus mendampingi pesantren ke depan,” katanya.

Berbagai topik strategis akan dibahas dalam simposium bersama para narasumber utama, dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD). Diskusi ini melibatkan para pakar pendidikan, baik dari kalangan pesantren maupun non-pesantren, serta ahli teknologi informasi, bersama para pengasuh dan kepala sekolah di lingkungan pondok pesantren se-DIY.

Nilzam berharap forum ini menghasilkan peta jalan transformasi pendidikan serta rancangan model pembelajaran pesantren masa depan.

“Para pimpinan pesantren dan lembaga pendidikan yang berada di bawahnya diajak berpikir tentang perlunya transformasi digital agar sistem pendidikan pesantren tetap relevan dan mampu beradaptasi di era disrupsi teknologi,” kata Nilzam.

Sementara itu, Wakil Ketua FPTP yang juga Ketua Hebitren DIY, KH Khoiron Marzuki, menyoroti pentingnya sinergi antar pesantren di DIY untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat peran pesantren dalam berbagai sektor strategis. Menurutnya, peran pesantren DIY telah mulai menarik perhatian nasional. Bahkan, beberapa daerah telah datang untuk belajar dari pengalaman transformasi pesantren di Yogyakarta.

“Kalau pesantren bisa bersama masyarakat sekitarnya menumbuhkan ekonomi, ini sangat luar biasa,” ucapnya.

Selain fokus pada pendidikan dan ekonomi, digitalisasi juga menjadi salah satu sorotan penting dalam agenda transformasi pesantren. Dalam era media digital yang semakin masif, pesantren diharapkan dapat mengambil peran aktif sebagai penyeimbang dan penyampai dakwah Islam yang rahmatan lil alamin.

“Pesantren perlu melek digital. Setidak-tidaknya pesantren harus menjadi penyeimbang terhadap media digital yang memanfaatkan digital sebagai media dakwah, syiar Islamiah, serta menjelaskan peran pesantren yang mungkin selama ini dianggap miring karena banyaknya konten atau framing negatif terhadap pesantren,” ungkapnya.

Continue Reading

Previous: Pengadilan Negeri Serang Banten Jatuhkan Hukuman 10 Tahun Penjara kepada Siswa SMA Pelaku Pembunuhan
Next: Kluivert Berpotensi Tampil di Pertandingan Legenda Madrid dan Barcelona di SUGBK

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.