Bersiaplah, Dubes Singapura Berikan Izin untuk Penerbangan Semarang-Singapura
BERITA TERBARU INDONESIA, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Singapura untuk RI, Kwok Fook Seng, di kantornya, Selasa (1/7/2025). Dalam diskusi mereka, Luthfi mengusulkan agar penerbangan langsung dari Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang menuju Singapura segera dibuka. Dubes Kwok menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut.
Luthfi menjelaskan, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang kini telah mendapatkan kembali status internasionalnya. “Kami meminta beliau (Dubes Kwok) agar Singapore Airlines segera merealisasikan penerbangan langsung tersebut, sehingga konektivitas antara provinsi (Jateng) dengan Singapura akan lebih lancar,” ujarnya setelah pertemuan dengan Dubes Kwok.
Dalam pernyataannya, Dubes Kwok menegaskan salah satu topik pembahasan dengan Luthfi terkait penerbangan langsung dari negaranya ke Semarang. “Ada pembicaraan yang sedang berlangsung mengenai penerbangan langsung dari Singapura ke Semarang, yang mana akan terus saya dukung,” katanya. Namun, Dubes Kwok belum memberikan detail mengenai diskusi atau proyeksi waktu kapan penerbangan langsung Singapura-Semarang dapat dimulai.
Sebelumnya, Ahmad Luthfi mengungkapkan bahwa AirAsia siap membuka rute penerbangan Semarang-Kuala Lumpur. Hal ini diutarakan Luthfi setelah bertemu dengan Head Network and Airport Authority AirAsia, Edwin, di kantornya, 18 Juni 2025 lalu.
“Penerbangan sudah dibuka, jadi teman-teman atau masyarakat Jawa Tengah bisa terbang bersama Air Asia yang mulai beroperasi sekitar bulan September. Harga tiketnya promosi hanya Rp 750 ribu,” kata Luthfi.
Dia juga menambahkan bahwa maskapai Scoot sedang mempersiapkan pembukaan rute penerbangan Semarang-Singapura. “Termasuk Scoot dari Singapura. Singapura juga akan ikut masuk, pelaksanaannya nanti antara September hingga Desember,” ujarnya.
Luthfi menyambut baik kembalinya status internasional pada Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Menurutnya, hal ini tidak hanya akan mendorong pariwisata, tetapi juga investasi di Jateng.
Head Network and Airport Authority AirAsia, Edwin, mengonfirmasi pernyataan Luthfi tentang akan dibukanya penerbangan ke Kuala Lumpur dari Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. “Penerbangannya dijadwalkan satu kali sehari,” ungkapnya.
Edwin menjelaskan bahwa penerbangan dari Semarang ke Kuala Lumpur akan tersedia pada pukul 11:15 WIB. Pesawat akan tiba di Kuala Lumpur pukul 14:40 waktu setempat.
Sementara itu, penerbangan dari Kuala Lumpur ke Semarang akan tersedia pada pukul 09:25 waktu setempat. Pesawat akan tiba di Semarang pada 10:35 WIB. “Penerbangan ini akan tersedia setiap hari, dan akan dimulai pada 5 September. Pembelian tiket sudah bisa dilakukan mulai hari ini, dengan harga dari Rp 760 ribu,” ujarnya.
General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada, mengonfirmasi bahwa saat ini bandara sedang mempersiapkan rute penerbangan ke Singapura. “Selain AirAsia, yang sudah pasti akan melayani rute Singapura adalah Scoot Airline,” katanya.
Fajar mengatakan, pihaknya berupaya mempercepat pembukaan rute penerbangan dari Semarang ke Singapura dan sebaliknya. “Seperti yang disampaikan Pak Gubernur, nanti antara September hingga Desember,” imbuhnya.
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang kembali mendapatkan status bandara internasional. Hal ini ditetapkan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam Keputusan Menhub RI Nomor KM 26 Tahun 2025.
Dalam keputusannya, Dudy juga menetapkan Bandara S.M. Badaruddin II di Palembang dan Bandara H.A.S. Hanandjoeddi di Bangka Belitung sebagai bandara internasional. Keputusan penetapan tiga bandara internasional tersebut ditandatangani pada 25 April 2025.
Sebelumnya, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pernah menyandang status bandara internasional, namun status tersebut dicabut melalui Keputusan Menhub RI Nomor KM 31 Tahun 2024. (Kamran Dikarma)
