Sirkuit Sepang Kini Mulai Menghasilkan Keuntungan Setelah 10 Tahun Menyelenggarakan MotoGP
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Sepang International Circuit (SIC) tidak langsung memperoleh keuntungan ketika pertama kali dibuka pada tahun 199 untuk menyelenggarakan kejuaraan MotoGP. Dibutuhkan waktu sekitar satu dekade bagi SIC untuk akhirnya memetik hasil. Pada saat itu, SIC juga menjadi tuan rumah bagi balapan Formula Satu (F1).
“Baru setelah 10 tahun, terjadi peningkatan dalam penjualan tiket,” ujar CEO Petronas SIC Azhan Shafriman Hanif saat menjawab pertanyaan dari Berita Terkini Indonesia di Jakarta, Selasa malam.
Azhan menjelaskan bahwa mereka tidak melihat Sirkuit Mandalika di Lombok sebagai pesaing, meskipun sama-sama menyelenggarakan MotoGP. Bahkan, SIC mengirimkan tenaga ahli untuk mendukung kelancaran GP Indonesia pada MotoGP pertama di Mandalika. Tahun ini, SIC juga tetap memberikan bantuan untuk penyelenggaraan balapan di sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut.
Ia berpendapat bahwa Mandalika memiliki potensi untuk menghasilkan keuntungan di masa depan karena potensi wisata yang besar di Lombok.
Azhan juga menyebutkan bahwa SIC terus berinovasi untuk menarik penonton dalam setiap acara balapan, serta menambah fasilitas yang dapat mendatangkan pendapatan. Yang terbaru, SIC memiliki fasilitas baru berupa pusat pengalaman berkendara yang menyerupai standar Eropa.
“Fasilitas ini difokuskan pada safety driving,” jelasnya.
Situs resmi SIC menyatakan bahwa fasilitas ini dirancang dengan cermat untuk mensimulasikan tantangan berkendara di dunia nyata, dengan fokus pada keselamatan pengemudi melalui peralatan khusus. Ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terkendali bagi pengemudi untuk mengasah dan melatih keterampilan mereka. Untuk mengakses fasilitas ini, tentunya ada biaya yang harus dibayar.
Pada balapan tahun ini, SIC mengadakan sejumlah kegiatan pra-acara, mulai dari festival musik hingga sesi pertemuan dan sapa. Hal ini dilakukan untuk menarik lebih banyak penonton yang hadir. SIC menargetkan sekitar 200 ribu penonton akan menghadiri balapan GP Malaysia yang berlangsung pada 24-26 Oktober 2025.
